Dahsyatnya Fitnah Akhir Zaman Oleh Wahabi

Fitnah Akhir Zaman - Nabi Muhammad SAW jauh-jauh hari sudah mengabarkan tentang Dahsyatnya Badai Fitnah Akhir Zaman yang mencerai-beraikan tali ukhuwah yang disebarkan oleh sekelompok orang yang dangkal Agama sampai terjadinya penumpahan darah. Contoh saat ini adalah Fitnah Abu Aqila terhadap Ulama Ahlussunnah Wal Jama'ah.

Fitnah Akhir Zaman Oleh Wahabi Pendusta Dan Pengkhianat

Hadits riwayat dari Abu Hurairah RA, beliau berkata bahwanya Rasulullah SAW pernah bersabda "Akan datang sebuah masa pada manusia tahun-tahun yang penuh dengan fitnah. Waktu itu, si pendusta dikatakan benar dan orang yang benar dikatakan pendusta. Pengkhianat itu akan disuruh memegang amanah dan orang yang amanah dikatakan sebagai pengkhianat. Dan ketika itu yang berkesempatan berbicara (coba untuk membetulkan) hanyalah golongan "Ruwaibidhah". Para Shahabat bertanya "Apakah Ruwaibidhah itu wahai Rasulullah SAW?" Nabi Muhammad SAW menjawab : "Ruwaibidhah itu Orang kerdil, hina yang tidak mengetahui bagaimana mengurus masyarakat banyak" (H.R. Ibnu Majah)

Rasulullah SAW menubuwatkan sebuah risalah diakhir zaman akan timbul berbagai macam Fitnah Akhir Zaman. Bahkan secara khusus Nabi menyebut Najd, tempat lahirnya pendiri kaum WAHABI sebagai sumber fitnah dan “Tanduk Setan”. Berikut Sabda Rasulullah SAW:

Ibnu Umar mengatakan, “Nabi Muhammad SAW berdoa, Ya Allah, berkahilah kami dengan negeri Syam dan Yaman kami. Mereka berkata, Terhadap Najd kami. Beliau berdoa, Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami. Mereka berkata, Dan Najd kami. Beliau berdoa, Ya Allah SWT, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman. Maka, saya mengira beliau bersabda (Najd) pada kali yang ketiga (3), Di sana (Najd) terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan juga di sana pula munculnya tanduk setan. (H.R. Bukhari)

Hadits Shahih Bukhari ini dikuatkan dengan hadits lainnya:

Hadits riwayat Sahal bin Hunaif RA: Dari Yusair bin Amru, ia mengatakan: Saya berkata kepada Sahal. Apakah kamu pernah mendengar Nabi Muhammad SAW. menyebut-nyebut Khawarij? Sahal pun menjawab. Aku mendengarnya, ia pun menunjuk tangannya ke arah Timur, mereka itu semuanya adalah kaum yang membaca Al-Qur'an dengan lisan mereka, akan tetapi, tidaklah melampaui tenggorokan mereka. Mereka itu semuanya keluar dari agama secepat anak panah melesat dari busurnya. (Shahih Muslim Nomor. 1776)

Dahsyatnya Fitnah Akhir Wahabi Indonesia Terhadap Syeikh Al Azhar

Fitnah Akhir Zaman

Melihat sebuah status Facebook yang tidak beretika oleh Abu Aqila pemilik Bengkel Rohani memfitnah Syeikh Al Azhar yang belakangan ini silaturahmi ke Negara Indonesia dalam rangka misi persatuan umat Islam dan perdamaian seluruh Umat Islam Dunia. Akan tetapi hati ini sungguh menyayat dan sedih dalam jiwa, karena status Pentolan Wahabi tersebut berisi fitnah / celaan terhadap Grand Syeikh Al Azhar Prof. Ahmad Muhammad El Tayyib.

Akhirnya Dalam surat pernyataan yang diposting di akun facebook resminya itu terdapat enam poin pernyataan PCINU Mesir. Pertama adalah Mendukung penuh pelaporan Forum Alumni Al-Azhar Mesir Indonesia (FAAMI) terhadap pemilik akun dimaksud. Kedua mereka Mengharap Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti pelaporan. Poin ketiga mendorong semua pihak lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi segala bentuk perbedaan.

PERNYATAAN SIKAP PCINU Mesir Terhadap Fitnah Akhir Zaman Wahabi

Nomor: 01/A.1-h/PCINU/III/2016

Menyikapi laporan yang dilakukan oleh Forum Alumni Al-Azhar Mesir Indonesia (FAAMI) ke Polda Metro Jaya terkait adanya dugaan penistaan dan penyebaran fitnah terhadap Pimpinan Tertinggi Institusi Al-Azhar, Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad Ahmad al-Thayyib, yang dilakukan oleh pemilik akun Facebook atas nama Abu Aqila. Dan demi mengingatkan yang bersangkutan, menghentikan tersebarnya berita yang tidak benar, dan menjaga integritas serta marwah Al-Azhar Al-Syarif dimana Grand Syeikh Al- Azhar merupakan simbol utamanya, maka Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir menyatakan:
  1. Mendukung penuh pelaporan Forum Alumni Al-Azhar Mesir Indonesia (FAAMI) terhadap pemilik akun dimaksud.
  2. Mengharap Polda Metro Jaya segera menindaklanjuti pelaporan
  3. Mendorong semua pihak lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi segala bentuk perbedaan
  4. Memperjuangkan persatuan dan kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara, serta mengelola perbedaan untuk memperkaya khazanah pengetahuan dan beragama
  5. Mengajak semua warga NU memberikan dukungan baik berupa moril, materil, maupun spirituil terhadap upaya yang dilakukan FAAMI
  6. Menghimbau segenap eleman masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pendapat di media, megamalkan tuntutan Islam dalam menyampaikan pendapat, serta tetap menjaga Ukhuwwah Islîmiyyah (Persaudaraan Ummat Islam), Ukhuwwah Wathâniyyah (Persaudaraan Sebangsa) dan Ukhuwwah Insâniyyah (Persaudaraan Kemanusiaan) serta Ukhuwwah Basyariyyah (Persaudaraan Semesta).

Kairo, 1 Maret 2016

H.M. Nurul Ahsan, Lc.                        Hofid Eksan Rawi, Lc.
Ketua Tanfidziyah                            Sekretaris Tanfidziyah

Mengetahui,

K.H. Muhlason Jalaluddin, MM.     K.H. Murtadlo Bisyri, Lc., Dipl.
Rais Syuriah                                    Katib Syuriah



(Kantor Berita Aswaja/KBA)

Mohon Partisipasi dalam Berdakwah untuk membagikan artikel ini kepada kawan-kawan anda. Semoga berkah... Amin.........
Tag : Berita Islam
Back To Top