Keutamaan Shalat Tarawih Malam Ke-1 Sampai Malam Ke-30

Keutamaan Shalat Tarawih - Bulan Ramadhan merupakan satu-satunya diantara 12 bulan dalam Islam yang ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Salah satu syiar Islam yang penuh dengan keberkahan disisi Allah SWT adalah sholat tarawih. Shalat Sunnah ini dilakukan pada malam hari dibulan Ramadhan, dengan waktu pelaksanaannya adalah setelah Sholat Isya dan sebelum sholat witir. Berdasarkan Kajian Islam dalam Fiqh Ibadah, Sholat tarawih ini hukumnya Sunat Muakkad (Sunat yang dikuatkan) bagi laki-laki dan perempuan. Disunatkan juga untuk dilaksanakan secara berjamaah. Sebelum membahas tentang fadhilah Keutamaan Shalat Tarawih Malam Ke-1 Sampai Malam Ke-30, Sebaiknya kita pelajari dulu jumlah raka'at sholat tarawih dari Imam Mazhab Fiqh.

Keutamaan Shalat Tarawih Malam Ke-1 Sampai Malam Ke-30

Kesimpulan Para Ulama Salafus Sholeh Tentang Sholat Tarawih

1. Imam Al-Syafi’i
Imam al-Syafi’i dalam kitab al-Umm meriwayatkan sebagai berikut :

ورأيتهم بالمدينة يقومون بتسع وثلاثين وأحب إلى عشرون لانه روى عن عمر وكذلك يقومون بمكة ويوترون بثلاث

Artinya : "Saya melihat banyak orang di Madinah melakukan Sholat Tarawih sebanyak 36 raka'at. Akan tetapi, yang lebih saya sukai adalah berjumlah 20 raka'at, karena hal itu diriwayatkan dari Umar. Demikianlah pelaksanaan Solat Tarawih dilakukan oleh orang-orang di Mekah dan mereka melakukan witir sebanyak 3 rakaat". (al-Umm)

2. Imam Al-Baihaqi

Imam al-Baihaqi dalam kitabnya, Sunan al-Kubra meriwayatkan sebagai berikut:

عن السائب بن يزيد قال : كانوا يقومون على عهد عمر بن الخطاب رضى الله عنه فى شهر رمضان بعشرين ركعة

Artinya : "Dari al-Saib ibn Yazid al-Shahabi, ia berkata : Para Shahabat mendirikan Shalat Tarawih pada bulan Ramadhan itu adalah sebanyak 20 raka'at. (Sunan al-Kubra).

Dalam thoriq yang lain, Imam al-Baihaqi meriwayatkan sebagai berikut :

عن عطاء بن السائب عن أبى عبد الرحمن السلمى عن على رضى الله عنه قال : دعا القراء فى رمضان فأمر منهم رجلا يصلى بالناس عشرين ركعة

Artinya : "Diriwayatkan dari ‘Itha’ ibn al-Saib dari Abi ‘Abd al-Rahman al-Salmi dari ‘Ali, ia berkata : “Panggillah orang-orang yang bagus bacaannya diantara kamu dan perintahkan salah seorang dari mereka untuk melakukan shalat bersama para jama'ah pada bulan Ramadhan sebanyak 20 raka'at".  (Sunan al-Kubra).

3. Imam al-Nawawi

Imam al-Nawawi dalam kitab al-Majmu’ ‘Ala Syarh al-Muhadzdzab meriwayatkan sebagai berikut :

مذهبنا أنها عشرون ركعة بعشر تسليمات غير الوتر وذلك خمس ترويحات والترويحة أربع ركعات بتسليمتين هذا مذهبنا وبه قال أبو حنيفة وأصحابه وأحمد وداود وغيرهم ونقله القاضى عياض عن جمهور العلماء وحكى أن الاسود بن مزيد كان يقوم بأربعين ركعة ويوتر بسبع وقال مالك التراويح تسع ترويحات وهى ستة وثلاثون ركعة غير الوتر واحتج بأن أهل المدينة يفعلونها هكذا

Artinya : "Dalam mazhab kita (Mazhab Syafi’i), shalat tarawih itu berjumlah 20 raka'at dengan 10 kali salam. Ini tidak termasuk witir, dan yang demikian itu 5 kali istirahat, dan sekali istirahat pada tiap-tiap 4 raka’at dengan 2 kali salam, ini bedasarkan mazhab kita (Syafi,i), Ini juga merupakan pendapat dari Abu Hanifah serta pengikutnya, pendapat Imam Ahmad, Imam Daud, dan Para Imam Mujtahid lainnya. Al-Qadhi ‘Iyadh meriwayatkan bahwasanya, pendapat itu dari Mayoritas ulama. Dan dihikayatkan bahwasanya, al-aswadbin mazid Shalat dengan 40 raka’at dan witir 7 raka’at. Menurut Imam Malik Shalat Tarawih itu 9 kali istirahat, yakni 36 raka'at selain witir. Landasan hukum mazhab al-Maliki adalah mengikuti perbuatan penduduk Madinah".

4. Imam Al-Syarbaini

Imam al-Syarbaini dalam kitab Mughni al-Muhtaj meriwayatkan sebagai berikut :

وهي عشرون ركعة بعشر تسليمات في كل ليلة من رمضان لما روى البيهقي بإسناد صحيح أنهم كانوا يقومون على عهد عمر بن الخطاب رضي الله تعالى عنه في شهر رمضان بعشرين ركعة وروى مالك في الموطأ بثلاث وعشرين وجمع البيهقي بينهما بأنهم كانوا يوترون بثلاث

Artinya : "Shalat Tarawih berjumlah 20 raka'at dengan 10 kali salam yang dilakukan pada setiap malam dibulan Ramadhan. Hal ini dilandasi pada hadtis yang diriwayatkan oleh Imam al-Baihaqi dengan isnad yang shahiẖ yaitu “sesungguhnya mereka (Sahabat Nabi SAW) mendirikan tarawih pada masa Umar sebanyak 20 raka'at” dan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Malik dalam al-Muwatha’ dengan 23 raka'at. Dan Imam al-Baihaqi mengkompromikan dua dalil ini dengan beranggapan bahwa mereka melakukan witir sebanyak 3 raka'at".

Dari Kesimpulan Para Ulama Mujtahid tersebut, dapat kita pahami bahwa pendapat jumlah bilangan rakaat shalat tarawih sebanyak 20 raka'at adalah pendapat yang disetujui oleh seluruh sahabat Nabi Muhammad SAW dan juga para ulama lintas mazhab fikih. Karenanya, bilamana ada di antara umat Islam meyakini jumlah rakaat sholat tarawih sebanyak 20 raka'at ini merupakan perkara bid’ah dan menyesatkan, maka ia dianggap fasiq disebabkan keyakinannya tersebut bertentangan dengan ijma’ khafi.

KEUTAMAAN SHALAT TARAWIH MALAM KE-1 HINGGA MALAM KE-30.


Berikut ini adalah Tulisan dari WEBIslami.com tentang Keutamaan Shalat Tarawih Malam Ke-1 Sampai Malam Ke-30 pada bulan Ramadhan.

Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib bahwasanya beliau berkata: “Nabi Muhammad SAW, pernah ditanya tentang keutamaan shalat tarawih dibulan Ramadhan. Kemudian beliau menjawab :
  1. Keutamaan Shalat Tarawih Pada malam pertama, keluarlah dosa orang mukmin (yang melakukan sholat Tarawih) sebagaimana ibunya melahirkan ia didunia.
  2. Pada malam kedua, Orang yang melaksanakan Sholat Tarawih akan diampuni dosanya dan dosa kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Pada malam ketiga, Para Malaikat menyeru dari bawah ‘Arsy: “mulailah untuk melakukan amal kebajikan, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu”.
  4. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam keempat, Orang yang beriman akan mendapat pahala layaknya orang yang membaca kitab Taurot, Zabur, Injil dan Al-Qur’an.
  5. Pada Malam kelima, Allah SWT akan menganugerahkan pahala layaknya orang yang sholat di Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha.
  6. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam yang keenam, Allah SWT memberikan padanya pahala seperti pahala bagi orang yang melakukan Thowaf di Baitul Makmur dan Bebatuan memohonkan ampunan baginya.
  7. Pada Malam yang ketujuh, Bagi yang melaksanakan Sholat Tarawih seakan-akan menemui zaman Nabi Musa  dan menolongnya dari serangan bala tentara Fir'aun dan Haman.
  8. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam yang kedelapan, Allah SWT akan memberikan segala sesuatu yang sudah diberikan-NYA kepada Nabi Ibrahim AS.
  9. Pada Malam yang kesembilan, Orang yang Sholat Tarawih Mendapat pahala seperti layaknya pahala ibadah yang dilakukan oleh para Nabi.
  10. Pada Malam yang kesepuluh, Allah SWT akan memberikan kebaikan dunia dan akhirat bagi yang Sholat Tarawih.
  11. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam yang kesebelas, Bagi orang yang Sholat tarawih kelak ia akan keluar dari dunia (mati) seperti hari dimana ia baru dilahirkan dari rahim ibunya.
  12. Pada Malam yang keduabelas, Dia akan berjalan di hari kiamat dengan wajah yang bersinar bagaikan rembulan dibulan purnama.
  13. Pada Malam yang ketigabelas, Pada saat hari kiamat tiba, yang tarawih akan selamat dari segala macam keburukan.
  14. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam yang keempatbelas, Malaikat menjadi saksi bagi yang tarawih, sehingga kelak di hari kiamat dia tidak perlu dihisab (dihitung) amalnya.
  15. Pada Malam yang kelimabelas, Seluruh Malaikat dan Malaikat yang menyangga ‘Arsy bersama-sama mendoakan selamat kepada orang yang Sholat Tarawih.
  16. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam yang keenambelas, Allah SWT kelak akan menulisnya termasuk kedalam golongan orang yang selamat dari api neraka dan mendapat keberuntungan masuk surga.
  17. Pada Malam yang ketujuhbelas, yang Solat Tarawih akan diberi pahala seperti layaknya para Nabi.
  18. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam yang kedelapanbelas, Para Malaikat berseru: “Hai hamba Allah (Yang Solat Tarawih), seseungguhnya Allah SWT telah memberi ampunan kepadamu dan kedua orang tuamu”.
  19. Pada Malam yang kesembilanbelas, Allah SWT kelak akan mengangkat derajat yang tarowih disurga firdaus.
  20. Pada Malam yang keduapuluh, Bagi yang Sholat Tarawih diberi pahala layaknya orang yang mati syahid dan orang-orang shalih.
  21. Keutamaan Shalat Tarawih Pada Malam yang keduapuluh satu, Allah SWT kelak akan membangunkan untuknya sebuah rumah yang terbuat dari cahaya di surga.
  22. Pada Malam yang keduapuluh dua, jika hari kiamat kelak tiba, maka yang Solat Tarawih akan selamat dari segala bentuk kesusahan dan kebingungan.
  23. Fadhilah shalat tarawih Pada Malam yang keduapuluh tiga, Allah SWT akan membangunkan sebuah kota di Surga ini tentunya bagi yang sholat Tarawih.
  24. Pada Malam yang keduapuluh empat,  Bagi yang Sholat Tarawih Allah SWT memberikan 24 do’a yang akan dikabulkan.
  25. Fadhilah shalat tarawih Pada Malam yang keduapuluh lima,  Allah SWT akan menghilangkan siksa kubur untuknya.
  26. Pada Malam yang keduapuluh enam, Allah SWT meningkatkan baginya pahala selama 40 tahun.
  27. Fadhilah shalat tarawih Pada Malam yang keduapuluh tujuh, Tiba Di hari kiamat kelak, dia akan melewati jembatan (syirathal mustaqiim seperti kilat yang menyambar.
  28. Pada Malam yang keduapuluh delapan, Allah SWT mengangkat seribu derajat baginya didalam surga.
  29. Pada Malam yang keduapuluh sembilan, Allah SWT akan memberikan pahala seribu (1000) kali ibadah haji yang diterima.
  30. Fadhilah shalat tarawih Pada malam yang ketigapuluh, Allah SWT berfirman: “Wahai hambaku makanlah buah surga, minumlah minuman surga, mandilah dari air surga, Aku Tuhanmu dan kamu hambaKu”.
Sekian Tulisan Singkat kami mengenai Keutamaan Shalat Tarawih Malam Ke-1 Sampai Malam Ke-30. Terima Kasih. (Durrotun Nasihin hal. 18). Wallahu a'lam
Tag : Fiqh Ibadah
Back To Top