Alhamdulillah!!! Wanita yang Tinggal Dalam Rumah, Pahalanya Seperti Jihad

Alhamdulillah!!! Wanita yang Tinggal Dalam Rumah, Pahalanya Seperti Orang Yang JIHAD Di Medan Perang. Kedudukan se perempuan dalam Islam berlainan dari laki-laki. Dalam Islam, ada sejumlah hal yang dilarang untuk dilakukan oleh perempuan, namun juga ada sejumlah hal yang diizinkan bagi perempuan untuk melakukannya.

Wanita yang Tinggal Dalam Rumah

Dan juga di antara perintah Allah SWT kepada Wanita muslimah ialah untuk tinggal dan juga menetap dirumahnya. Hal ini adalah satu buah perintah yang banyak mengandung hikmah dan juga kemaslahatan. Bukanlah cuma bagi perempuan tersebut sendiri, namun juga bagi kemaslahatan seluruh umat. Lalu hikmah apa saja yang didapatkan dari seorang perempuan yang tinggal dirumah? berikut penjelasannya.

Perempuan yang Tinggal Dalam Rumah, Pahalanya Sama Seperti Manusia Yang Berjihad

Islam amat menjunjung tinggi kedudukan satu orang perempuan dalam kehidupannya. Sehingga mereka hendak dilindungi hak-haknya, ditinggikan martabatnya dan juga dimuliakan posisinya. Lebih-lagi perintah untuk tetap tinggal di dalam rumah mengandung hikmah yang baik bagi diri perempuan tersebut sendiri.

Seorang perempuan yang tinggal di dalam rumah, apabila dia mendidik anak-anaknya, melayani suaminya dan juga menjaga harta keluarganya dengan ikhlas maka Allah akan memberikan kebaikan dalam hidupnya. Dalam surat Al-Ahzab ayat 33, Allah SWT berfirman bahwa memang:

“Dan hendaklah kamu tetap tinggal dirumah-rumah kalian dan juga janganlah kalian berhias dan juga bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah terdahulu. Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan juga taatilah Allah dan juga Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa-dosa dari kau, wahai Ahlul-bait, dan juga membersihkan kamu sebersih-bersihnya. ”

Imam Ibnu Katsir menerangkan bahwa memang arti ayat diatas ialah agar para perempuan tetap tinggal didalam rumahnya dan juga janganlah keluar rumah tanpa ada kebutuhan. Dan juga termasuk kebutuhan syar’i yang memperbolehkan satu orang perempuan keluar rumah ialah untuk shalat di masjid namun dengan syarat-syarat tertentu. Hendak namun, Rasulullah SAW menyatakan bahwa memang sebaik-baiknya shalat bagi perempuan ialah di dalam rumahnya.

Bukanlah cuma dihapuskan segala dosa-dosanya, satu orang perempuan yang tetap tinggal di dalam rumahnya hendak memperoleh pahala seperti manusia yang tengah berjihad di jalan Allah. Seperti mana yang kita ketahui bahwa memang manusia yang berjihad di jalan Allah dan juga lalu dia mati syahid, maka dia hendak memperoleh pahala yang besar. Beserta surga firdaus hendak menantikan kedatangannya. Lalu segala kebaikan yang ada di dalam surga hendak di-berikan kepadanya.

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, disebutkan bahwa memang ada perempuan yang datang menemui Rasulullah SAW dan juga dia berbicara kepada beliau bila satu orang laki-laki memiliki keutamaan dan juga mereka berjihad di jalan Allah, lalu apakah dia dan juga kaum perempuan lainnya dapat memperoleh amalan seperti manusia yang berjihad di jalan Allah? Maka Rasulullah SAW pun bersabda bahwa memang barangsiapa di antara para perempuan yang tinggal dirumahnya, maka dia hendak memperoleh pahala mujahid di jalan Allah SWT.

Namun walaupun begitu, Islam tidak mengekang kekebebasan satu orang perempuan untuk mengembangkan potensi dirinya. Satu orang muslimah tetap harus untuk menuntut ilmu walaupun mengharuskannya menuju luar rumah dengan adab dan juga cara yang syar’i.

Lebih-lagi apabila dalam kondisi tertentu perempuan berkeinginan untuk mencari nafkah demi menolong me-menuhi kebutuhan keluarganya maka hendak diperbolehkan dengan tetap memperhatikan adab-adabnya seperti izin dari suaminya, menutup aurat dan juga tetap menjaga pergaulannya, sehingga tetap dapat memelihara kemuliaan dan juga kesuciannya.
Tag : Berita Islam
Back To Top