Perjalanan manusia dari alam ruh

     Sebelum dilahirkan ke dunia sampai meninggal, manusia akan menjalani perjalanan panjang, hingga akhirnya akan berakhir ke surga yang penuh kenikmatan atau akan terpuruk ke dalam neraka. Tapi sebelum sampai pada tujuan akhir, setiap perjalanan yang dilalui, ditempuh dengan waktu yang berbeda beda, ada yang bulanan hingga ribuan tahun, berikut perjalanan yang dimulai dari yang pertama:




     ALAM RUH

   Perjalanan manusia dari alam ruh dimulai dari sini. Alam Roh adalah suatu alam di mana manusia sebelum diutus oleh Allah di muka bumi yang akan menerima amanah dari Allah sebagai khalifah di alam dunia yang penuh cobaan dan kesulitan. alam ruh adalah suatu alam di mana manusia pertama kali diciptakan Allah, sebelum jasad dibuat dalam rahjm kandungan orang tua kita. Dialam ruh kita membuat perjanjian dan persaksian bahwa kita akan patuh, taat dan mengabdi serta menerima apa yang sudah diberikan Allah, Sebagaimana firman Allah dalam surat Al A'raaf,
"Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman), "Bukankah aku ini Tuhanmu? mereka menjawab, "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi" (kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kami tidak mengatakan, "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"
Inilah ayat yang menjelaskan tentang pertanyaan Allah kepada manusia yang masih berada di alam ruh

     ALAM RAHIM

   Di alam rahim inilah proses penciptaan manusia terjadi, dalam Al Qur'an surat Al Mukminun ayat 12-14 Allah berfirman,
"Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah, kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim), kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus daging kemudian kami jadikan dia mahkluk yang (berbentuk) lain"
Begitulah proses terjadinya penciptaan manusia, sungguh Allah Maha Kuasa.

     ALAM DUNIA

   Perjalanan manusia dari alam ruh setelah itu akan sampai di dunia. Inilah alam yang kita tempati setelah kita dilahirkan oleh orang tua kita, disinilah manusia berlomba untuk mendapatkan apa yang dinginkan, semua itu terserah kepada kita, apakah kita memilih jalan yang diridhai oleh Allah atau sebaliknya (jalan yang dimurkai-NYA). Tapi ingatlah firman Allah dalam surat Al Hadid, "Ketahuilah, bahwa sesungguhnya bahwa kehidupan dunia ini hanya permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah megah antara kamu serta kebangga banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam tanamannya mengagumkan, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur dan diakhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah dan keridhaan-NYA, dan kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan yang menipu"

   Dunia ini dicptakan oleh Allah tak lain adalah tempat persinggahan sementara, disinilah kita diperintahkan untuk berbuat kebajikan, dunia ini adalah perjalanan yang setiap hari kita harus melangkahkan kaki, dunia ini ibarat sebuah bahtera yang sedang berlabuh, dimana jika sampai waktunya kapal itu akan kembali berlayar. Kesenangan di dunia ini hanya sementara akhiratlah yang kekal abadi.

     ALAM KUBUR

   Alam kubur disebut juga alam barzakh yang berarti jarak waktu atau penghalang antara dua hal. Dengan kata lain tempat yang disebut barzakh adalah mulai dari waktu kematian sampai dibangkitkan hidup kembali.Bagi orang yang amalnya banyak maka ia akan mendapatkan nikmat di alam barzakh, hal itu sebagai tanda mereka itu ahli surga. Hal ini berbeda dengan orang yang melakukan perbuatan dosa, mereka akan disiksa karena perbuatan dosanya.

     HARI KIAMAT

    Ini adalah hari kenhancuran alam semesta beserta dengan seluruh isinya, tak ada sesuatupun yang tersisa kecuali atas kehendak-Nya. Hari kiamat ditandai dengan ditiupkan Sangkakala oleh Malaikat Israfil atas perintah Allah SWT. Setelah semua mahkluk hidup mati, Allah memberi perintah kepada Malaikat Israfil untuk meniup sangkakala yang kedua, pada tiupan ini semua mahluk yang mati akan di bangkitkan kembali mulai dari manusia yang pertama yaitu Nabi Adam sampai dengan manusia terakhir. untuk melakukan hari pembalasan.Kapan hari kiamat akan datang tidak seorangpun yang tau termasuk Nabi Muhammad. Dalam surat Al Hajj ayat 7 Allah berfirman,
"Dan sesungguhnya (hari) kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya, dan sungguh Allah akan membangkitkan siapapun yang didalam kubur"

   Dalam Al Qur'an  surat Al Qariah dengan sangat jelas diterangkan tentang hari kiamat, sebagaimana firman Allah, "Hari kiamat,tahukah kamu apakah hari kiamat itu? Pada hari itu manusia seperti anai anai yang bertebaran, dan gunung gunung seperti bulu bulu yang dihamburkan. Dan adapun orang orang yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka ia berada dalam kehidupan yang memuaskan, dan adapun orang orang yang ringan timbangan (kebaikan) nya maka tempat kembalinya neraka Hawiyah. Dan taukah kamu, apakah neraka Hawiyah itu? yaitu api yang sangat  panas"

     HARI KEBANGKITAN

   Perjalanan manusia dari alam ruh akan terus berjalan. Setelah bumi hancur atas kehendak Allah pada hari kiamat, semua mahkluk yang hidup tidak ada yang tersisa terkecuali Malaikat peniup sangkakala yaitu Malaikat Israfil, lalu Allah pun mewafatkan Malaikat Israfil. Setelah sekian lama berjalannya waktu, dengan kuasa-Nya, Allah menghidupkan kembali Malaikat Israfil untuk meniup sangkakala, lalu Allah memerintahkan Israfil untuk meniup sangkakala sekali lagi, dan semua manusia beserta jin hidup kembali, dari yang pertama diciptakan sampai yang terakhir. Sebagaimana firman Allah,
"Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang dilangit dan siapa yang dibumi kecuali yang dikehendaki Allah, kemudian ditiup sangkakala sekali lagi maka tiba tiba mereka berdiri menunggu (putusan masing masing)" (QS Az Zumar 68).

   Kelak ketika manusia dibangkitkan, semuanya dalam keadaan tak berpakaian dan tidak pula beralas kaki. Rasulullah bersabda, "Kalian akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan tidak berkhitan" Aisyah bertanya, "Wahai Rasulullah, laki laki dan perempuan saling melihat satu sama lain" Rasul menjawab, "Urusan pada hari itu lebih besar dari pada hal itu sehingga mereka tidak akan memperhatikannya" ( hr Bukhari dan Muslim)

   Hari kebangkitan merupan hari pembalasan semua amal perbuatan manusia selama hidupnya di dunia, sekecil apapun yang kita lakukan akan mendapat balasan dari Allah. sebagaimana firman Allah, "Maka barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar zarrah, maka niscaya dia akan melihat (balasan) nya, dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar zarrah niscaya dia akan melihat (balasan) nya" (qs Al Zalzalah 7-8)

     PADANG MAHSYAR

Pada saat manusia digiring di Padang Mahsyar, berbagai macam kondisi dan cara mereka berjalan, itu semua sesuai dengan amalan yang dilakukan semasa hidup di dunia, ada yang berjalan kaki dan ada juga yang memakai kenderaan. Ketika manusia dikumpulkan di Padang Mahsyar matahari didekatkan satu mil dari mereka, sehingga keringat manusia keluar sampai menenggelamkan mereka sesuai dengan amalannya, Panasnya matahari yang didekatkan begitu menyengat hingga membakar kulit, tapi ada beberapa golongan manusia yang mendapat naungan di Padang Mahsyar nanti. Inilah beberapa golongan tersebut,
   1. Imam (pemimpin) yang adil
   2. Manusia yang hatinya selalu terpaut kepada masjid
   3. Dua orang yang saling mencitai karna Allah, dimna keduanya berkumpul dan berpisahpun karena Allah
   4. Pemuda yang tumbuh besar dan beribadah kepada Allah
   5. Orang orang yang bersedekah lalu merahasiakannya
   6. Hamba hamba yang berzikir kepada Allah diwaktu sunyi
   7. Laki laki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang rupawan tapi ia menolak karena takut kepada Allah
   8. Orang orang yang memberi kelonggaran kepada orang yang kesulitan membayar hutang kepadanya atau memutihkan hutangnya.

   Dalam suatu riwayat sahabad Rasul bertanya, "Wahai Rasulullah tolong jelaskan padaku tentang firman Allah, "Pada saat sangkakala ditiup, maka sekalian datang berbaris baris" (qr An Naba' 18) Mendengar pertanyaan sahabad yang demikian Rasulullah sampai menangis, lalu beliau menjawab pertanyaan sahabat tadi. "Wahai sahabatku, engkau telah bertanya kepadaku perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris baris" Dan Rasul pun menjelaskan tentang barisan barisan tadi,

  Barisan pertama
Golongan ini digiring dari kubur menuju padang mahsyar dengan tidak berkaki dan tangan, mereka sewaktu hidup sering menyakiti hati para tetangganya.

  Barisan kedua
Berjalan menuju padang mahsyar seperti babi, mereka sewaktu hidup didunia meringan ringankan shalat.

  Barisan ketiga
Mereka menuju padang mahsyar dengan bentuk seperti keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kalajengking. Inilah golongan orang orang yang malas dan enggan dalam membayar zakat.

  Barisan keempat
Mereka digiring dengan keadaan mulut mereka mengeluarkan darah seperti air pancuran,  mereka itu adalah golongan golongan orang yang berkata dusta dalam hal jual beli.

  Barisan kelima
Golongan ini bangkit dari kubur dan menuju padang mahsyar dengan bau busuk seperti bangkai, mereka itu adalah orang orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka dan takut diketahui oleh manusia tetapi tidak merasa takut kepada Allah SWT.

  Barisan keenam
Golongan ini berjalan di padang mahsyar dengan kepala terputus dari badan, mereka adalah orang orang yang menjadi saksi bisu

  Barisan ketujuh
Mereka digiring ke padang mahsyar dengan tidak mempunyai lidah, tetapi dari mulut mereka keluar darah dan nanah, mereka itulah orang orang yang enggan memberi kesaksian diatas kebenaran.

  Barisan kedelapan
Golongan ini bangkit dari kubur menuju padang mahsyar, tapi mereka ini berjalan dalam keadaan terbalik, yaitu kepala dibawah dan kaki diatas, Merekalah yang suka berzina sewaktu hidup didunia.

  Barisan kesembilan
Digiring kepadang mahsyar dengan berwajah hitam gelap, mereka itulah orang oranh yang memakan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya.

  Barisan kesepuluh
Berjalan dipadang mahsyar dengan tubuh dipenuhi penyakit kusta, mereka adalah orang orang yang durhaka terhadap kedua orang tuanya

  Barisan kesebelas
Digiring dari kubur menuju padang mahsyar dengan keadaan buta mata, gigi mereka panjang seperti tanduk, bibir mereka melebar sampai kedada, dan lidah mereka menjulur panjang sampai ke perut mereka dan mengeluarkan bermacam kotoran. Mereka adalah orang orang yang minum arak sewaktu didunia, dan bagi golongan golongan ini Neraka adalah balasannya

  Barisan keduabelas
Inilah barisan yang menuju padang mahsyar dengan wajah yang bersinar,mereka melalui titian sirat bagai kilat. Mereka inilah orang orang yang menjauhi dari perbuatan dosa, selalu menjaga shalat lima waktu, ketika mereka meninggal sudah dalam keadaan bertaubat. Semoga kita termasuk dalam golongan ini.

     HISAB

   Perjalanan manusia dari alam ruh belum berhenti hingga tiba waktunya manusia untuk dihisab amalannya. Hisab artinya perhitungan semua amal perbuatan manusia selama hidup didunia. Semua perbuatan manusia selama hidup dicatat dalam buku amal. Semua orang mendapatkan buku catatan itu, walaupun mereka tidak bisa membacanya. Buku itu diberikan kepada setiap manusia dengan cara berbeda beda, Ada yang menerima dari sebelah kanan, dan ada yang menerima dari sebelah kiri.dan ada yang menerimanya dengan wajah ketakutan. Pada masa itu suasana sangat menakutkan, manusia tidak dapat lagi berdusta ataupun membela diri. semua anggota badan akan memberi kesaksian dihari itu. Dari hasil hisab itulah balasan yang akan diterima manusia. orang orang yang melakukan kebaikan semasa hidup akan menerima balasan tempat yang nikmat, yaitu Surga, tapi sebaliknya bagi orang orang yang melakukan kemungkaran akan mendapat Neraka sebagai balasannya

     YAUMUL MIZAN

   Yaumul Mizan sering juga disebut dengan hari penimbangan amal perbuatan manusia. Amal dari setiap manusia akan dihitung dan akan diberi balasan yang setimpal. Mizan memiliki arti alat atau tjmbangan untuk mengukur segala sesuatu berdasarkan berat dan ringan. yang bermakna Mizan adalah timbangan di hari kiamat untuk menimbang amal perbuatan manusia. Di Yaumul Mizan tidak ada lagi kecurangan seperti peradilan yang ada di zaman sekarang, dimana orang orang bisa memutar balikkan fakta, tapi fisana semua itu tidak berlaku lagi. semua akan binasa setelah ditegakkan oleh Allah. Dengan demikian dapat disimpulkan Yaumul Mizan adalah hari dimana amal perbuatan manusia akan ditimbang, dan semua itu akan mendapat balasan dari Allah. Dalam surat al Mukminun Allah berfirman,
"Barang siapa yang berat timbangannya (kebaikannya) maka mereka itulah orang orang yang dapat keberuntungan. Dan barang siapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal didalam neraka Jahannam. Muka mereka dibakar api neraka, dan mereka didalam neraka itudalam keadaan cacat" ( QS AL Mukminun 102-104)

     SHIRATH

   Shirat adalah jembatan yabg terbentang diatas neraka jahannam, yaitu jembatan antara surga dan neraka, semua manusia akan melewatinya pada hari kiamat. Dalam Al Qur'an surat Maryam ayat 71=72 Allah berfirman,
"Dan tidak ada seorang pun dari padamu , melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Rabbmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian kami akan menyelamatkan orang orang yang bertaqwa dan membiarkan orang orang yang dhalimdidalam neraka dalam keadaan berlutut"

   Manusta pertama yang akan melewati shirat adalah nabi Muhammad, yang memimpin umat lain. Dan orang orang yang beriman akan melewati jembatan shirat dengan sangat mudah.

     SURGA DAN NERAKA

   Perjalanan manusia dari alam ruh akan berakhir di sini. Inilah akhir dari perjalanan manusia. Dua tempat ini akan ditempati oleh dua kelompok yang berbeda. Bagi manusia yang mempunyai amal kebaikan, maka Allah akan memberikan balasan Surga yang penuh kenikmatan didalamnya, sedangkan bagi manusia manusia yang ingkar Neraka adalah balasannya.

   Demikianlah akhir dari perjalanan manusia, semoga tujuan akhir kita adalah Surga yang penuh dengan kenikmatan. Amiin...
Tag : Tauhid
Back To Top