Bahaya Khamar, minuman yang memabukkan

     Allah sangat melarang manusia melakukan mabuk mabukan dengan minum khamar, karena perbuatan ini adalah perbuatan setan, orang orang yang suka mabuk mabukan akan lupa segalanya, bahkan dengan mabuk kadang kadang orang bisa melakukan perbuatan dosa yang berlipat lipat. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam ayat suci Al-Qur'an,
"Hai orang orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamr, bejudi, (berkurban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan perbuatan itu agar kamu dapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian diantara kamu dengan khamr dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat, maka berhentilah kamu (dari mengerjakan perbuatan itu)" (Al-Maa-idah. 90-91).




     Sungguh sangat jelas apa yang Allah terangkan dalam ayat di atas, bahwasanya mabuk itu sangat berbahaya, mabuk mabukan dengan minum khamar akan membuat manusia lupa kepada sang pencipta, mereka akan lalai dalam menjalankan perintah dari Allah SWT. Bahkan dalam suatu riwayat dikisahkan ada seseorang yang karena mabuk ia rela membunuh karena takut perbuatannya diketahui, kisah ini terjadi pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan ra, dan di riwayatkan,

   Pada masa itu ada seorang ahli ibadah yang sangat taat, ia tidak pernah meninggalkan shalat, sering shalat jamaah di masjid, karena itu ia begitu dikagumi oleh banyak orang, bahkan ada seorang pelacur yang sangat tertarik kepadanya, hingga pelacur tersebut mengutus seseorang untuk mengundangnya, dan datanglah orang yang di utus tadi menghadap kepada sang ahli ibadah tadi seraya berkata, kami mengundang tuan untuk suatu kesaksian, maukah tuan datang?

   Lalu ia menyanggupi permintaan orang tersebut, ketika ia telah sampai di rumah sang pelacur tersebut maka ia di persilakan masuk ke dalam, betapa terkejutnya dia ketika melihat seorang wanita yang berpakaian sangat menantang naluri seorang laki laki, dan seketika ia putar haluan, tapi wanita tersebut langsung menghalanginya seraya berkata,
"Kalau tuan pergi saya akan berteriak, biar dikira tuan telah berbuat yang bukan bukan terhadap saya, saya mengundang tuan kemari bukan untuk sebuah persaksian, tapi aku mengundang tuan untuk bercinta denganku, atau tuan harus minum minuman ini bersamaku ( sambil menunjukan khamar yang ada di tangannya ), atau tuan harus membunuh bayi yang ada itu, kalau tuan tidak mau melakukan diantara salah satu permintaan itu, maka saya akan berteriak, biar ada orang yang datang dan melihat tuan masuk kerumah saya" kata pelacur tersebut.

  Dan seketika ahli ibadah tersebut berfikir dalam hatinya,
"Apa yang harus aku lakukan, berzina dengan pelacur tersebut, aku tidak mau, itu perbuatan dosa yang sangat besar, membunuh bayi itu jelas perbuatan yang sangat di benci Allah, aku tidak akan melakukannya"
setelah berfikir beberapa saat ia berkata kepada sang pelacur tadi,
"Baiklah, aku akan menuruti salah satu permintaan kamu, aku akan minum khamar yang ada di tanganmu" Lalu ia mulai meminum minuman yang diberikan oleh wanita tersebut, seteguk demi seteguk sampai habis ia minum. hingga pada akhirnya ia merasa kepalanya mulai pening dan pada akhirnya ia benar benar mabuk, dan pada saat itu hilanglah akal sehatnya, lalu ia mendekati wanita tersebut dan langsung memeluknya, dan ia pun telah jatuh dalam jurang yang sangat dalam, perzinahan pun terjadi, setelah melakukan perbuatan zina dengan wanita tadi ia melihat ke arah bayi yang ada di dekat mereka melakukan perbuatan tadi, maka terbesit dalam hatinya,
"Aduh celaka, rupanya ada orang yang melihat perbuatanku tadi, bisa bisa ia akan mengadu apa yang telah aku lakukan tadi", maka ia menghampiri bayi tersebut lalu membunuhnya. lengkap sudah apa yang ia lakukan.

   Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW besabda
"Allah melaknat khamar, orang yang meminumnya, orang yang menuangkannya, orang yang memerasnya, orang yang mengantarnya dan orang yang meminta diantarkan" (hr-Abu Daud). Maksud dari dilaknat adalah, agar senantiasa manusia yang beriman menjauhi dari minuman haram tersebut.

   Dalam hadis lainnya diriwayatkan, dari ibnu Umar ra, Rasulullah bersabda
"Orang yang minum khamar tidak diterima shalatnya 40 hari, Siapa yang bertaubat, maka Allah memberi taubat untuknya, namun bila kembali lagi maka hak Allah untuk memberinya minum dari sungai khabal" seseorang bertanya "Apakah sungai khabal itu? Rasulullah menjawab "Nanahnya penduduk neraka" (hr-Ahmad)

   Para ulama mengatakan bahwa orang yang meminum khamar itu sama dengan kafir, maksudnya bukan ia telah keluar dari agama islam, tapi dikarenakan apabila ia dalam keadaan mabuk maka shalatnya tidak akan di terima oleh Allah SWT, namun begitu bukan berart kewajiban shalat atasnya telah gugur, shalat tetap diwajibkan atasnya, hanya saja selama 40 hari shalat yang ia kerjakan tidak akan diterima oleh Allah.

   Di dalam agama islam setiap orang yang melakukan atau minum khamar, maka hukumnya adalah dipukul atau dicambuk. Bentuk hukuman ini bersifat "mahdhah" yang berarti sudah menjadi ketentuan Allah SWT, di dalam istilah fiqih disebut "Hudud" yaitu hukum yang bentuk, syarat, pembuktian dan tata caranya sudah diatur oleh Allah SWT.

   Ada beberapa pendapat ulama tentang hal dalam menentukan jumlah pukulan yang akan diterima oleh orang yang melakukan perbuatan dari meminum khamar. menurut jumhur para ulama sepakat bahwa, peminum khamar yang memenuhi syarat untuk di hukum, maka bentuk hukumannya adalah sebanyak 80 kali, pendapat mereka didasarkan kepada perkataan Sayyidina Ali ra.
"Bila seseorang minum khamar maka akan mabuk, bila mabuk maka akan meracau, bila meracau maka tidak ingat, dn hukumannya adalah 80 kali cambuk"

   Pendapat lainnya adalah dari imam Syafie yang berpendapat bahwa orang yang mabuk dikarenakan dengan meminum khamar maka hukumannya adalah dicambuk sebanyak 40 kali, ini didasarkan atas hadis Rasulullah SAW, Didalam surat al-baqarah Allah telah berfirman yaitu,
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi, katakanlah
"Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya" dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan, katakanlah "Yang lebih dari keperluan" Demikianlah Allah menerangkan ayat ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir (QS-Al-Baqarah 219)

   Di mana pun kita bertanya dan kepada siapapun pastilah menjawab kalau minuman dan judi itu adalah perbuatan yang sangat tidak baik.dan kalau kita tanya pada orang orang yang bukan beragama islam sekalipun, mereka pastilah menjawab kalau minuman itu adalah barang yang sangat tidak bermanfaat bagi tubuh manusia.
Back To Top