fitnah itu sangat kejam, inilah akibatnya

   Kata kata fitnah mungkin sudah sering kita dengar, tetapi banyak orang yang mungkin tidak mengerti dan mengetahui dari bahaya fitnah. Allah sangat melaknat orang orang yang suka menebarkan fitnah, akibat dari fitnah itu sangat berbahaya. Fitnah bisa menghancurkan apa dan siapa saja. Dalam ajaran islam fitnah itu adalah musuh yang sangat berbahaya. Dalam kehidupan sehari hari sering kita mendapat kabar atau pemberitaan yang belum tentu itu benar adanya. Di sini kita harus jeli dan teliti, ada kabar yang dihembuskan oleh seseorang yang belum tentu benar adanya yang kita kenal dengan hoax, istilah sekarang zaman sekarang. Hoax itu berbeda dengan fitnah, hoax itu menyebarkan berita atau mengatakan sesuatu untuk mencari sensasi saja. Ini tentunya sangat berbeda dengan fitnah. Orang yang di fitnah tentu akan merasa sakit hati jika mengetahui kalau ia difitnah oleh orang lain. Dalam Al-Qur'an Allah SWT berfirman.

   "Wahai orang orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka (sehingga kamu tidak menyangka sangkaan yang dilarang) karena sesungguhnya sebagian dari prasangka itu adalah dosa dan janganlah sebagian dari kamu mengunjing setengahnya yang lain, apakah seseorang dari kamu suka memakan daging saudaranya yang telah mati? maka sudah tentu kamu jijik kepadanya, dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah penerima taubat lagi Mah Penyayang"(Al-Hujarat.12)

   Fitnah itu sangat kejam, hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an sebagaimana dengan  firman Allah yang berbunyi,
 "Fitnah itu lebih kejam dari membunuh"(QS. Al-Baqarah. 191).
Kalau kita lihat dari sudut pandang islam memang tidak salah, banyak contoh yang bisa kita lihat, seringkali fitnah itu muncul dari rasa sakit hati, maka ketika seseorang yang merasa sakit hati iblis akan datang dengan tipu dayanya. Rasa iri dengki juga dapat menimbulkan fitnah, dan bagi orang yang tidak memiliki rasa keimanan akan mudah membawa fitnah kepada orang yang tidak ia senangi. Sudah sangat banyak orang orang yang menjadi korban dari fitnah, mungkin bagi orang berhasil memfitnah orang lain merasa dirinya hebat, tapi sadarlah, bahwa sesungguhnya Allah akan membalas segala sesuatu apa yang telah kita lakukan. Berhati hatilah dengar kabar atau berita yang belum tentu itu benar, sebagaimana firman Allah,

   "Hai orang orang yang beriman, jika datang kepadamu orang yang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu"(QS. Al-Hujarat.6)

   Firman Allah yang di atas memperingatkan kita untuk tidak terburu buru dalam menyakini suatu berita, periksalah dengan teliti jika ada orang yang membawa suatu kabar, mungkin itu hanya berita yang dikarang karang saja. Jauh jauh Allah telah mengingatkan hamba hambanya.Fitnah dapat merubah perilaku, sikap, ahklak dan akidah seseorang. Fitnah itu sangat kejam, fitnah dapat merusak semuanya, wajar saja fitnah dikatakan lebih kejam dari membunuh, kalau pembunuhan itu hanya akan terjadi satu kali saja, misal jika seseorang membunuh, setelah ia melakukan pembunuhan selesai, tapi fitnah akan terus berlanjut sampai kapan pun. Kaum kafir sangat iri dengan umat islam, maka sampai kapan pun mereka akan terus memfitnah orang orang islam.Kita bisa melihat di daerah timur tengah, bagaimana negara negara yang penduduknya umat islam di fitnah oleh orang orang kafir, di Irak Saddam hussein difitnah oleh orang kafir hingga berujung dengan hukuman gantung yang harus di jalaninya. Di Palestina bagaimana brutalnya israel membombardir rakyat Palaestina, para yahudi ini menebarkan fitnah yang mengatakan mereka telah di serang oleh anggota Hamas, mereka menyerang Hamas dengan dalih membela diri, tapi mengapa yang jadi korban kebanyakan dari rakyat sipil. ini semua sudah di jelaskan oleh Allah sebagaimana firman-Nya,

   "Jika (mereka berangkat bersamamu), niscaya mereka tidak akan menambah (kekuatan)mu, malah hanya akan membuat kekacauan, dan mereka tentu bergegas maju ke depan di celah celah barisanmu untuk mengadakan kekacauan (di barisanmu), sedang diantara kamu ada orang orang yang sangat suka mendengarkan (perkataan) mereka, Allah mengetahui orang orang yang zalim". Sungguh, sebelum itu mereka memang sudah berusaha membuat kekacauan dan mengatur berbagai macam tipu daya bagimu (memutarbalikkan fakta) hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah), dan menanglah urusan (agama) Allah, padahal mereka tidak menyukainya"(QS. At-Taubah. 47-48).

   Ayat di atas kalau kita cermati malah sedang terjadi sekarang ini, kekacauan yang terjadi di Jazirah Arab banyak sekali di picu oleh fitnahnya orang orang kafir dan kaum yahudi. Kalau yang melakukan fitnah itu dari golongan orang orang muslim mungkin kita masih bisa bersabar, dan kita masih bisa menasihatinya. Tapi kalau yang melakukannya orang orang kafir bagaimana, ini memang sudah terjadi dari dahulu semenjak para nabi nabi terdahulu sampai dengan Rasulullah hingga sekarang.

   Fitnah dari kaum yahudi semakin hari semakin menjadi jadi, hampir setiap hari terjadi pembunuhan yang di sebabkan dari fitnah mereka, dan yang lebih sadis lagi mereka yang melakukan fitnah sendiri yang membantai orang orang islam.Kaum yahudi sebagaimana dengan ayat di atas memang sangat pandai dalam hal membuat tipu daya dan mengacaukan umat islam. mereka akan selalu berusaha untuk menghancurkan umat islam.

   Kalau kaum kafir dan yahudi sudah jelas jelas musuh dari kita umat islam, tapi yang paling sedih jika kita mengetahui jika fitnah itu datangnya dari umat islam sendiri, maka oleh kita yang seiman dengan dirinya hendaklah untuk mengingatkannya, agar ia sadar akan betapa besar bahaya dari fitnah yang dilakukannya. dan berikut ini ada beberapa hal yang bisa di jadikan cara atau ide untuk menghadapi orang orang yang suka memfitnah.
  1. Sabar, yaitu menghadapi segala sesuatu itu dengan sabar. Janganlah mudah terprovokasi dengan berita berita yang tidak jelas sumbernya,
  2. Kita do'akan saja orang yang suka fitnah agar Allah membuka pintu hatinya, dan semoga ia akan sadar apa yang telah ia lakukan adalah dosa yang bisa menyebabkan kehancuran berkepanjangan.
  3. Hadapilah segala sesuatu dengan kepala yang jernih jangan cepat emosi
  4. Mendekatkan diri lebih banyak kepada Allah dengan memperbanyak zikir
  5. Janganlah membalas apa yang telah orang lain telah lakukan kepada kita, karena balas dendam itu sangat tidak baik.
  6. Yakinlah bahwasanya Allah akan menolong kita, karena Allah itu maha segala galanya
  7. dan yang terakhir, berserah dirilah segala urusan kepada Allah SWT, karena hanya kepada Allah kita semua akan kembali

   Fitnah itu sendiri ada bermacam macam ragam dan jenisnya, mungkin kita akan membahasnya di lain kali,
Back To Top