hak dan kewajiban



    Dalam kehidupan ini kita tentu memiliki hak hak serta kewajiban yang harus kita lakukan, maka dari itu sebelum menuntut hak, kita tentu harus mendahulukan kewajiban kita. Tidak ada satupun manusia yang rela haknya dirampas orang lain. dan tidak ada manusia yang yang rela haknya tidak dihargai. itulah yang dinamakan menghargai hak orang lain. Di zaman sekarang banyak sekali orang orang yang sudah tidak menghargai hak hak orang lain. Dan dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang hak hak setiap insan dalam konteks agama islam.

    Di dalam ajaran agama islam, nabi Muhammad SAW menjadi contoh yang harus kita ikuti dan kita teladani. Baliau adalah rasul yang terakhir di turunkan oleh Allah untuk golongan semua manusia. mari kita bahas satu satu tentang hak dan kewajiban,

Kewajiban kepada Allah


Kita sebagai hamba-Nya tentu mempunyai kewajiban yang harus kita lakukan, yaitu mentaati segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Berapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, setiap nafas yang kita tarik adalah nikmat yang Allah berikan kepada kita. mata yang ada di kepala kita adalah nikmat yang juga diberikan kepada kita, berapa banyak nikmat yang Allah berikan kepada hamba hamba-Nya, sungguh kita tidak dapat menghitungnya, hal ini sebagaimana di sebut berulang ulang dalam surat Ar- Rahman
"Dan nikmat Tuhan yang manakah dapat engkau dustakan"
Ayat ini malah disebut sebut berulangkali, sungguh nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita sangat banyak sekali, maka dari itu kita wajib mengikuti segala apa yang di perintahkan kepada kita. hal ini sebagaimana firman-Nya,

"Dan tidak Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah kepada-Ku" (QS-Adz-Dzariyat, 56)

Kewajiban kita yang paling utama adalah menyembah kepada Allah, itulah kewajiban manusia yang paling utama, dalam sebuah hadis Rasulullah bersabda'

"Sesungguhnya hak Allah atas semua hamba adalah hendaklah mereka menyembah-Nya, dan tidak menyekutukan sesuatu apa pun dengan-Nya, sedangkan hak hamba atas Allah adalah Allah tidak akan menyiksa siapa pun diantara mereka yang tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya" (HR-Muslim)

Dan apabila kita telah melakukan segala kewajiban dan apa yang telah diperintahkan oleh Allah, maka Allah pun akan memberikan segala imbalan atas apa yang telah kita lakukan, dan setiap perbuatan yang baik tentu akan dibalas dengan surga, tempat yang kekal lagi abadi.

   Hak dan kewajiban antara kita dengan negara



Negara berkewajiban melindungi dan menjaga rakyatnya dari segala ancaman dan bahaya, negara juga berkewajiban memberikan pendidikan kepada rakyatnya, para pemimpin negara merupakan para pemimpin di negara tersebut, kekuasaan yang dipercayakan kepada para penguasa tersebut harus benar benar dapat dipertanggungjawabkan, dan jangan sekali kali di selewengkan, karena itu semua akan diminta pertanggungan oleh Allah di hari kiamat. posisi pemimpin negara sangat penting, maka jika para penguasa ini tidak mampu mengatur negara maka kehancuran dan konflik akan muncul dimana mana, maka dari itu benar seperti apa yang dikatakan oleh Baginda Rasulullah bahwasanya, Baik buruknya manusia ditentukan oleh dua golongan yaitu, Umara (pemimpin)dan ulama.

Negara sepenuhnya bertanggung jawab atas hak hak warganya, yang meliputi kemaslahatan  kehidupan rakyatnya, baik itu dari sisi agama, ekonomi, keadilan, serta keamanan dan ketertiban. Dan sesungguhnya negara sangat bertanggung jawab atas rakyatnya, hal ini bisa kita contohkan dari kehidupan Rasulullah ketika beliau yang jadi pemimpin di Madinah, Ketika itu posisi keuangan kota Madinah sangat memadai, Rasulullah yang menjadi pemimpin ketika itu menjamin hutang hutang setiap rakyatnya yang sudah meninggal. dan negaralah yang menjamin hutang dari orang orang yang telah meninggal tersebut.

Setelah mengkaji tentang kewajiban negara terhadap rakyatnya, kini kita lihat apa kewajiban rakyat terhadap negaranya, sebagaimana negara, rakyat juga mempunyai kewajiban kewajiban, yaitu setiap rakyat wajib patuh dan taat kepada negara selama tidak untuk bermaksiat kepada Allah, yang perlu dipahami adalah, islam senantiasa menekankan kepada setiap umatnya untuk menunaikan setiap kewajiban kewajibannya, dan setiap warga negara mempunyai kewajiban untuk membela negaranya yang sedang mengalami setiap apa yang bisa menghancurkan negara. apakah negara itu sedang diserang atau dijajah oleh negara lain, maka rakyatnya wajib untuk membelanya. itula adalah sedikit tentang kewajiban rakyat terhadap negaranya.

Dalam ajaran islam semua diatur sedemikian rupa, aturan yang dibuat berlaku sepanjang masa, karena itu semua berpegang teguh kepada kitab suci Al-Qur'an dan Hadis Rasulullah SAW, idalam ajaran agama islam setiap rakyat berhak untuk diajak musyawarah oleh pemimpin negara. Tapi nampaknya zaman sekarang hal ini sudah tidak berlaku lagi, lantas bagaimana ini, apakah rakyat akan dirugikan, ya, pada dasarnya rakyat telah dirugikan, ini menurut pandangan islam, karena dulu Rasulullah sering melakukan musyawarah dengan semua orang islam yang ada di kota Madinah, lalu bagaimana dengan kondisi sekarang, di zaman yang seperti sekarang kita mengenal dengan yang namanya demokrasi, para warga negara berhak untuk memilih orang orang yang dipercaya untuk mewakili mereka, lalu bagai mana jika orang yang dipercaya itu tidak seperti yang diharapkan.Pada hakikatnya orang orang yang seperti itu bisa dipecat atau tidak lagi diberikan kepercayaan, karena dia tidak mampu memenuhi kewajibannya. Kejadian yang seperti ini banyak terjadi seperti saat ini, orang orang yang ingin jadi pemimpin semua mengumbar janji, tapi pada akhirnya semua hampir tidak dapat memenuhi setiap apa yang telah ia janjikan. Musyawarah merupakan sunnah Rasulullah, walaupun ia seorang Rasul dan menerima Wahyu dari Allah, tetapi Rasulullah sangat sering bermusyawarah dengan para sahabat dan rakyatnya. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT,

"Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam semua urusan itu" (QS. Ali-Imran. 159)

Firman Allah yang di atas tersebut menunjukkan bahwasanya Allah menyuruh kita melakukan musyawarah dalam segala urusan, Di dalam ajaran islam para ulama sepakat dan mengatakan bahwa jika kepala negara tidak mau bermusyawarah dengan orang orang yang ahli ilmu dan ahli agama maka menurunkannya adalah wajib.


Hak dan kewajiban suami istri


"Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian berkemampuan untuk menikah, maka menikahlah. Karena menikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih membentengi farji (kemaluan). Dan barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah ia shaum (puasa) karena shaum itu dapat membentengi diri" hr, Bukhari dan Muslim)

Keluarga di ibaratkan bagai sebuah bahtera yang sedang berlayar, ia mempunyai nahkoda serta penumpangnya, maka jika saja nahkodanya tidak pandai dalam mengarungi lautan, maka bisa dipastikan bahtera itu akan terombang ambing di tengah lautan, begitu juga dalam kehidupan sebuah keluarga yang dipimpin oleh seorang suami. maka di sini pun akan ada hak dan kewajiban diantara keduanya. untuk ketentraman dalam rumah tangga, maka keduanya harus saling mengerti, selalu terbuka jika ada masalah yang menghalangi kehidupan, berikut ini adalah hak dan kewajiban suami istri.

Hak hak istri atas suaminya

  1. Berhak untuk mendapatkan nafkah lahir dan bathin
  2. Diperlakukan dengan baik
  3. Berhak mendapat bimbingan serta diajarkan tentang ilmu ilmu agama
  4. Berhak dimuliakan dan dicinta oleh suaminya
  5. Jika suaminya memiliki istri lebih dari satu maka ia berhak diperlakukan dengan adil.

Kewajiban istri kepada suami

  1. Taat dan patuh pada suami
  2. Mengatur rumah tangga dengan baik
  3. Penuh sopan santun terhadap suami
  4. Janganlah mempersulit suami
  5. Menjaga harta suami ketika sang suami tidak ada di rumah
  6. Berhias hanya untuk suaminya
  7. Menjaga kehormatan suami

Hak hak suami terhadap istri

  1. Berhak dilayani oleh istrinya
  2. Menyediakan makanan serta menghidangkannya
  3. Menyayangi serta mengasihi suami

Kewajiban suami terhadap istri

  1. Melindungi istri serta memberikan segala sesuatu keperluan
  2. Memberikan bimbingan tentang agama kepada istrinya
  3. Memberikan nafkah hidup bagi istri serta anak anaknya
  4. Membimbing anak anaknya  serta memberi pendidikan

 Dan jika keluarga saling mengerti dengan keadaan masing masing, maka kehidupan rumah tangga akan berjalan dengan baik, dan itu semua akan mendapat rahmat dari Allah SWT.


Hak dan kewajiban anak kepada orang tuanya


Setiap anak berhak mendapatkan dan menerima haknya sebagai seorang anak, dan seorang anak itu juga mempunyai kewajiban terhadap kedua orang tuanya. maka dari itu, baik orang tua maupun anak itu mempunyai hak dan kewajiban masing masing, berikut ini hak dan kewajiban anak

Hak anak kepada orang tuanya

  1. Berhak untuk mendapat penjagaan dan perlindungan dari orang tuanya
  2. Berhak untuk mendapatkan pendidikan
  3. Jika anak perempuan berhak untuk dinikahkan
  4. Diperlakukan dengan baik di dalam keluarga
  5. Mendengarkan apa yang disampaikan oleh anak
  6. Memberikan kebebasan dalam menentukan pilihan yang masih sesuai dengan ajaran islam

Kewajiban anak terhadap orang tua

  1. Selalu berbakti kepada kedua orang tua
  2. Janganlah sekali kali mengatakan "ah" kepada kedua orang tuamu
  3. Jangan menyakiti hati dari kedua orang tua
  4. Berterima kasih kepada ke dua orang tua yang telah melahirkan kita
  5. Rawatlah mereka ketika sudah tua, sebagaimana mereka telah merawat kita waktu dari di lahirkan sampai kita beranjak dewasa.
  6. Berikanlah nafkah kepada kedua orang tua kita
  7. Berdoalah selalu kepada Allah terhadap keduanya, apalagi kedua orang tua kita telah meninggal, karena doa seorang anak itu lebih cepat diterima oleh Allah.

Demikianlah sedikit pembahasan tentang hak hak dan kewajiban kita selaku manusia, semoga dapat memberi manfaat bagi kita semua..
Back To Top