sifat sombong dan penyababnya

   Sombong dan angkuh adalah keadaan seseorang yang merasa bangga dengan dirinya sendiri. menganggap dirinya lebih utama dari orang lain, dan yang lebih parah kalau kesombongan kepada Allah SWT. Sombong dan angkuh, dua kata yang sangat menarik untuk kita bahas, sifat ini sebenarnya telah ada sebelum manusia itu menempati dunia ini. Sebelum nabi Adam as di ciptakan oleh Allah para Malaikat telah lebih dahulu diciptakan. Sombong dan angkuh itu seperti halnya hawa nafsu yang selalu menghinggapi dalam diri manusia. Orang orang yang memiliki sifat sombong biasanya ia merasa lebih dari orang orang yang di sekitarnya. Maka tidak mengherankan jika ada manusia yang menganggap dirinya lebih segala galanya dari orang lain. Banyak kita lihat di masyarakat kita para orang orang kaya yang memiliki sifat ini, tapi yang lebih parah sudah miskin sombong pula, entah apa yang dia banggakan. Orang yang berperilaku seperti ini sangat sulit mengakui kesalahannya. Orang orang yang sombong biasanya cenderung memandang sebelah mata terhadap orang lain, cepat merasa puas apa yang telah dia dapatkan, sedikit saja ia mendapatkan lebih ia akan membanggakan diri dengan orang lain, dan cenderung egois.

   Kita tentu sering mendengar dalam ceramah ceramah, bagaimana Allah menghancurkan kaum kaum yang terdahulu yang memiliki kesombongan terhadap Allah, kaum nabi Luth, kaum Madyan, Fir'un, Qarun dan masih banyak lagi. Mereka semua dibinasakan oleh Allah atas kesombongannya sendiri. Kita yang hidup sekarang ini, yang mengaku sebagai umat Nabi Muhammad SAW, apakah kita mau mengikuti segala sifat yang ada pada beliau. Rasulullah adalah salah satu dari sekian banyak manusia yang sudah di jamin masuk surga oleh Allah, tetapi beliau tidak merasa telah cukup dalam ibadahnya, malah Rasulullah lebih giat dalam beribadah.

    Kita tentu ingat akan bagaimana ketika Allah hendak menciptakan nabi Adam as, maka ketika Adam telah di ciptakan, Allah memanggil semua malaikat untuk berkumpul untuk memperkenalkan mahkluk ciptaan-Nya. Maka ketika para malaikat telah berkumpul semuanya, Allah memerintahkan para malaikat untuk memberi sujud dan salam penghormatan kepada nabi Adam as. Tetapi di antara para malaikat ada satu malaikat yang tidak mau sujud dan memberi salam kepada nabi Adam as. Dia adalah malaikat Azzazil, maka setelah itu Allah pun bertanya, Hal ini diterangkan dalam ayat suci Al-Qur'an sebagaimana firman Allah SWT,

   "Dan ingatlah, ketika Rabbmu berfirman kepada para malaikat, "sungguh, Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang di beri bentuk. maka apabila Aku telah menyempurnakan (kejadian)nya, dan Aku telah meniupkan roh (ciptaan)-Ku kedalamnya, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud" maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama sama, kecuali Iblis. Ia enggan ikut bersama sama para malaikat yang sujud itu. Allah berfirman,   "Wahai Iblis, apa sebabnya kamu (tidak ikut) sujud bersama mereka.? iblis pun menjawab, "Aku sekali kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk" lalu Allah berfirman, "(kalau begitu) keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk, dan sesungguhnya kutukan itu menimpamu sampai hari kiamat"(QS. Al-Hijr.26-35).

   Di dalam ayat Al-Qur'an yang lainnya juga diterangkan tentang bagaimana sombongnya iblis
"Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, "Sujudlah kamu semua kepada Adam" lalu mereka sujud kecuali Iblis, Iblis berkata, "Apakah aku harus bersujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah? Iblis berkata, "Terangkanlah kepadaku, inikah yang lebih Engkau muliakan daripada aku? Sekiranya Engkau memberi waktu kepadaku sampai hari kiamat pasti akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil" Allah berfirman, "Pergilah, tetapi barang siapa diantara mereka semua mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahannamlah balasanmu semua, sebagai pembalasan yang cukup. Dan perdayakanlah siapa saja diantara mereka yang engkau sanggup dengan suaramu (yang memukau), kerahkanlah pasukanmu terhadap mereka, yang berkuda dan yang berjalan kaki, dan bersekutulah dengan mereka pada harta dan anak anak lalu diberi janjilah kepada mereka. Padahal setan itu hanya menjanjikan tipuan belaka kepada mereka."Sesungguhnya (terhadap), hamba-hamba-Ku, engkau tidaklah dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Rabbmu sebagai penjaga" (QS. Al-Isra'. 61-65).

   Sifat sombong dan angkuh tidak hanya buruk bagi siapa pun, namun juga dapat membuat seseorang yang memiliki sifat sombong berperilaku tercela. Sifat sombong dan angkuh adalah sifat yang harus kita hindari, karena sifat ini bisa membuat seseorang berbuat jahat. Lihatlah bagaimana Iblis yang dilaknat oleh Allah menjadi jahat karena kesombongannya.

   Ada banyak hal yang menyebabkan orang menjadi sombong, hal yang seperti ini iblis turut serta dalam menjerumuskan manusia untuk berperilaku tersebut, ini adalah beberapa sifat sombong dan penyebabnya antara lain adalah.

  • Orang yang merasa dirinya memiliki kelebihan dari orang lain. Banyak kita lihat dalam masyarakat, bagaimana orang orang yang kadang kadang memiliki sedikit kelebihan, apakah dalam bentuk harta, pangkat dan jabatan atau sedikit memiliki kecantikan yang diberikan oleh Allah, maka mereka akan menyombongkan diri dengan kelebihan tersebut.
  • Tidak menganggap orang lain penting dalam hidupnya adalah salah satu penyebab orang menjadi sombong, padahal dalam kehidupan bermasyarakat sangat dibutuhkan orang lain. Kita tidak akan mampu hidup tanpa bantuan orang lain, sadar atau tidak, kehidupan kita ini saling ketergantungan antara satu dengan yang lain. jadi tidak semestinya kita menyombongkan diri.
  • Dengan kekayaan kadang kadang banyak juga banyak manusia yang jadi sombong, mereka mungkin berfikir dapat melakukan apa saja dengan hartanya. Apalagi sifat sombong itu terdapat pada orang yang kaya baru. Mereka begitu bangga dengan harta yang di dapatnya. menganggap dirinya telah sukses dan yang lebih parah orang orang seperti ini menganggap orang lain malas, karena tidak bisa seperti dirinya. Padahal harta itu hanya amanah yang di titipkan oleh Allah kepadanya. Lalu kenapa menyombongkan diri?
  • Pangkat dan jabatan, banyak sekali terjadi akhir akhir ini, di mana yang dulunya tidak ada apa apanya, tapi setelah mendapatkan pangkat atau pun jabatan ia merasa dirinya lebih baik daripada orang lain, orang orang seperti ini tidak menyadari bahwasanya iblis telah merasuki dirinya. Iblis akan membuat orang orang lupa akan segalanya, seolah olah pangkat itu akan menjadi hak milik selamanya. tapi bagi orang yang sadar akan kekuasaan Allah, mereka tentu akan bersyukur atas apa yang di dapatkannya, kita harus sadar, semua datangnya dari Allah.
  • Sering bergaul dengan orang sombong dan angkuh juga menjadi penyebab seseorang menjadi sombong, secara tidak langsung apabila kita bergaul dengan orang yang sombong kita juga pelan pelan dan sedikit sedikit akan terpengaruh dengan sifatnya. Dan masih banyak penyebab lainnya yang dapat membuat manusia menjadi sombong dan angkuh.

   Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak masuk surga siapa saja yang di dalam hatinya ada sedikit kesombongan, kemudian seseorang berkata, "Sesungguhnya seseorang itu senang pakaiannya bagus dan sandalnya bagus" Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya Allah itu indah dan Dia menyenangi keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain"(HR. Muslim).

   Orang yang sombong selalu menganggap dirinya lebih sempurna segala galanya. suka meremehkan orang lain. menganggap orang lain tidak pantas untuk mengerjakan sesuatu, dan bila perlu pekerjaan itu lebih pantas dikerjakan olehnya. Orang yang sombong dan angkuh juga sulit untuk menerima pendapat orang lain, merasa pendapatnya lebih baik dari orang lain. Allah berfirman,

   "Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang orang yang sombong lagi membanggakan diri (angkuh)" (QS. Lukman. 18)

   Apa yang di akibatkan dari kedua sifat ini sungguh sangat berbahaya, Iblis di usir oleh Allah dari surga karena kesombongannya. kalau kita yang di usir dari muka bumi ini, lalu kita mau hidup di mana, tidak ada alasan bagi kita untuk menyombongkan diri di muka bumi ini. Maka kita sebagai muslim harus bisa menjaga diri dari sifat yang satu ini, lawanlah kesombongan dan angkuh dengan Tawadhu'. Semoga dengan membaca artikel ini dapat menghindari kita dari sifat sombong
Tag : Siksaan
Back To Top