Sebab do'a tidak dikabulkan Allah

   Dalam menjalani hidup ini kita menginginkan apa yang kita harapkan bisa terkabulkan. Dengan usaha dan disertai do'a, kita akan terus berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Tetapi adakalanya apa yang kita harapkan tidak kesampaian. Segala do'a telah kita panjatkan kepada Allah, tapi belum juga mendapatkan apa yang kita harapkan. Padahal Allah telah berfirman,

   "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan do'amu"(QS.Ghafir. 10)

   Firman Allah yang di atas menyuruh kepada kita untuk meminta kepada-Nya atas apa yang kita kehendaki, selama itu yang baik baik bagi diri kita sendiri atau pun untuk orang lain. Tetapi tidak sedikit do'a yang tidak di kabulkan oleh Allah dikarenakan kesalahan kita sendiri. Tetapi kita sendiri yang tidak tahu apa kesalahan kita. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Mungkin juga apa yang kita do'akan belum diberikan karena waktu yang belum tepat, karena sesungguhnya Allah itu Maha Mengetahui, Dialah yang lebih tahu segalanya. kita hanya berusaha dan janganlah berputus asa. Tetapi ada beberapa perkara yang Allah tidak mengabulkan do'a kita, dikarenakan kesalahan diri kita sendiri.

   Pada masa lalu ada sebuah kisah dari seseorang yang bernama Ibrahim bin Adham dia adalah seorang guru besar, suatu ketika beliau datang ke sebuah kota yang hiruk pikuk dengan keramaian. Mengetahui kedatangan beliau, orang orang tadi datang beramai ramai menjumpainya, mereka berdesak desakan menghampirinya untuk mendapatkan pelajaran dari ilmu yang dimilikinya. Diantara kerumunan tersebut, tiba tiba seseorang  dari orang orang itu bertanya kepada Ibrahim bin Adham,

   "Assalamu'alaikum wahai tuan guru, sudah lama kami berdo'a, tetapi Allah belum juga mengabulkan dari do'a itu, padahal Allah telah berfirman "Berdo'alah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya"

   Setelah mendengar pertanyaan dari orang tersebut, Ibrahim bin Adham berkata,
"Wahai orang mukmin, sesungguhnya doa yang belum terkabul itu dikarenakan hati orang yang berdo'a telah mati, dan tahukah kalian, apa yang menyebabkan hati dari seseorang itu mati?
Orang orang itu serentak menjawab, "Tidak, berkenanlah untuk menjelaskannya, agar kami tahu" jawab orang itu. Lalu Ibrahim bin Adham pun menjelaskan apa saja yang menyebabkan hati seseorang itu mati, sehingga do'a tidak dikabulkan Allah,

   1. Mengenal Allah, tapi tidak menunaikan hak-Nya.

   Kita semua umat islam tentunya mengenal Allah SWT, walaupun kita belum pernah melihatnya, tetapi kita yakin dan percaya akan adanya Allah. Maka kerjakanlah apa yang telah diperintahkan kepada kita, yaitu mengerjakan shalat fardhu lima waktu, puasa ramadhan, menunaikan zakat, berhaji bagi yang sudah mampu serta menjauhi segala yang dilarang-Nya. Itulah salah satunya agar do'a kita dikabulkan oleh Allah. Berbuatlah semuanya dengan mengharap ridha dari-Nya. Allah berfirman,

"Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan berbuat baiklah kepada dua orang tua (ibu bapak), karib kerabat, anak anak yatim, orang orang miskin, tetangga yang dekat dengan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya"(SQ,An-Nisaa. 36)

   2. Mengaku cinta Rasulullah, tapi tidak mengerjakan sunnahnya

   Kita ini mengaku sebagai umat nabi Muhammad, apakah kita sudah mengikuti apa yang telah Rasulullah lakukan? Maka jangan mengaku saja kalau tidak mengikuti ajaran yang dibawanya, mengikuti sunnah yang beliau kerjakan akan membuat do'a kita bisa dikabulkan oleh Allah, berzikir dan bershalawat kepada rasulullah akan memudahkan segala urusan kita. memang kita tidak bisa menyamakan diri kita dengan beliau, tetapi ikutilah sifat sifat dari Rasulullah. Allah berfirman,

 مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ ۖ وَمَنْ تَوَلَّىٰ فَمَا أَرْسَلْنَاكَ عَلَيْهِمْ حَفِيظًا


"Barang siapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang berpaling (dari ketaatan itu) maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka"(QS.An-Nisaa. 80)

   3. Orang yang rajin membaca Al-Qur'an, tapi tidak mengamalkannya

   Amalan ini sungguh sangat bermanfaat, dengan seringnya kita membaca Al-Qur'an akan membuat diri kita menjadi lebih tenang. Tapi jangan hanya rajin membaca saja tanpa mengamalkannya. Orang orang yang mengamalkan bacaan Al-Qur'an akan dimudahkan dan dikabulkan do'anya. Al-Qur'an itu adalah petunjuk bagi umat islam, segala sesuatunya terdapat di dalam ayat ayat Al-Qur'an. Dan Al-Qur'an menjadi pedoman untuk keselamatan dunia dan akhirat.Rasulullah bersabda,

"Bacalah oleh kalian Al-Qur'an, karena ia (al-qur'an) akan datang pada hari kiamat kelak sebagai pemberi syafa'at bagi orang orang yang rajin membacanya"(HR.Muslim)

   4. Mengaku sebagai musuh setan, tapi malah mengikutinya

   Sesungguhnya setang itu adalah musuh yang nyata bagi umat islam, janganlah terpengaruh dengan bujuk rayu setan, karena ia hanya akan menjerumuskan manusia ke dalam neraka. Semua umat islam pastilah memusuhi setan, tetapi lihatlah di dalam kehidupan sehari hari, berapa banyak orang orang yang mengikuti langkah langkah setan. Maksiat semakin merajalela, perjudian begitu bebasnya, malah sekarang sudah ada yang namanya judi online yang membuat pemainnya malah lebih tertutup, sehingga tidak ada yang tahu. Narkoba semakin merajalela, dan masih banyak lagi maksiat yang tidak dapat kita sebutkan satu persatu. Inilah yang menyebabkan tidak terkabulnya do'a dari orang orang yang berbuat maksiat dengan mengikuti langkah langkah setan. Jika kita ingin do'a kita dikabulkan oleh Allah, hindarilah mengikuti ajakan dan bujukan setan.

   5. Tahu akan adanya kematian, tapi tidak mempersiapkan diri menyambutnya

   Hidup di dunia ini hanya sementara, kita semua akan kembali menghadap kepada Allah, maka sebelum kita kembali kepada-Nya persiapkanlah segalanya yang dapat memudahkan kita di hari kiamat nanti. Banyak sekali dari manusia yang menyia nyiakan kehidupannya. Mereka tahu akan kematian, tapi sering lupa untuk mempersiapkan dirinya menuju kematian. Ini menjadi salah satu sebab do'a tidak dikabulkan Allah.

 كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ وَنَبْلُوكُم بِٱلشَّرِّ وَٱلْخَيْرِ فِتْنَةً وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ


"Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan hanya kepada Kami lah kalian akan di kembalikan"(QS.Al-Anbiya.35)

   6. Mengharap surga, tapi tidak mengerjakan amalan untuk ke surga

   Kita semua tentunya sangat mengharapkan akan masuk ke surga, tapi semua itu ada syaratnya. Berbuatlah amalan yang bisa mengantarkan kita ke dalam surga. Kerjakanlah apa yang telah diperintahkan oleh Allah, jangan hanya mengharap surga saja, tapi tidak mau melakukan amalan amalan yang bisa membuat kita menuju surga. Perbanyaklah amalan kebaikan

   7. Takut neraka, tapi melakukan perbuatan yang menjerumuskannya ke neraka

   Siapa yang ingin masuk ke neraka, jawabannya pasti semua orang tidak mau. Karena seperti yang kita ketahui, bahwasanya neraka itu adalah tempat penyiksaan yang paling mengerikan nanti di hari kiamat. Jika kita ingin do'a kita dikabulkan oleh Allah, maka hindarilah perbuatan perbuatan yang menjerumuskan kita ke dalam neraka. Jauhilah segala perbuatan maksiat, karena itu hanya tipu daya dari sang iblis. Jika kita terus menerus mengikuti tipu daya dari iblis akan menjadi dari sebab tidak dikabulkan doa oleh Allah.

   8. Sibuk dengan aib orang, dan mengabaikan aibnya sendiri

   Janganlah kita membicarakan aib dari orang lain, karena itu sama saja dengan memfitnah. Bahkan dosa dari fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Janganlah suka mencari aib dari orang lain, karena itu adalah perbuatan yang dilaknat oleh Allah. Lebih baik kita menutupi aib kita sendiri, itu lebih bermanfaat, karena membicarakan aib orang lain menjadi satu sebab do'a tidak dikabulkan oleh Allah. Rasulullah bersabda,

"Dan barang siapa yang menutupi (aib) seorang muslim sewaktu di dunia, maka Allah akan menutup (aibnya) di dunia dan akhirat"(hr, Tarmidzi)

   9. Orang yang tidak bersyukur atas rizki yang diberikan oleh Allah

   Bersyukurlah atas apa yang telah Allah berikan kepada kita, karena orang orang yang pandai bersyukur akan di tambah rizkinya oleh Allah, Orang orang yang tidak pandai bersyukur atas apa yang telah Allah berikan akan membuat Allah murka kepadanya. Sehingga do'a yang kita panjatkan tidak dikabulkan. Firman Allah SWT,

 فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ


"Ingatlah kepada-Ku, Aku juga akan ingat kepada kalian. Dan bersyukurlah kepada-Ku, janganlah kalian kufur"(QS.Al-Baqarah. 152)

"Dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"(QS.Ibrahim,7)

   Pandai pandailah bersyukur atas rahmat yang Allah berikan kepada kita, jangan sampai Allah murka kepada kita sehingga menjadi sebab tidak dikabulkan doa oleh Allah.

   10. Orang yang datang ke tempat pemakaman, tapi ia tidak mengambil hikmahnya

   Banyak sekali orang yang datang jika adanya seseorang yang meninggal, bahkan mengantarnya sampai ke pemakaman. Tetapi apakah kita mengambil hikmah dari kejadian itu. bahwasanya semua kita akan mengalami apa yang terjadi di depan kita tadi. Ya, kematian yang kita takutkan pasti akan datang. Dan bagi orang orang yang mengambil hikmah dai kejadian itu, niscaya mereka akan semakin mendekatkan diri kepada Allah, lebih giat dalam beribadah sebagai amalan yang akan kita bawa menghadap Allah.

   Itulah beberapa sebab do'a tidak dikabulkan Allah. Hendaklah kita selalu berbuat apa yang di perintahkan kepada kita, dan jauhilah segala larangan-Nya. Semoga kita dapat mengambil hikmah dari tulisan ini.
Tag : Fiqh Ibadah
Back To Top