Lima malaikat yang selalu mengawasi manusia

   Dalam ajaran agama islam kita diwajibkan percaya dan mengimani adanya para malaikat. Para malaikat itu diciptakan oleh Allah dengan jumlah yang tidak sanggup diperkirakan oleh manusia, tetapi kita hanya diwajibkan untuk mengenal dan mengetahui hanya 10 malaikat saja. Malaikat di ciptakan oleh Allah dengan begitu sempurna, ia tidak pernah meminta ini dan itu, para malaikat hanya menjalankan segala yang di perintahkan oleh Allah SWT. Tapi tahukah kita bahwa ada 5 malaikat yang terus mengawasi dan menjaga kita setiap saat, semua itu atas perintah dari Allah. Ke lima Malaikat tersebut akan terus mengikuti ke mana saja kita pergi dan di mana saja kita berada.

   Dari kelima malaikat tersebut mempunyai tugas masing masing, dua malaikat bertugas mencatat segala amal perbuatan kita, yaitu yang mencatat amal baik dan amal buruk. Kedua malaikat ini akan terus mengikuti ke mana saja manusia itu bergerak, hal ini sebagaimana firman Allah,

   "Wahai manusia, ingatlah ketika dua malaikat yang ditugaskan mencatat amal setiap amal manusia saling bertemu. Yang satu berada di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kirinya. Tidak ada suatu kata yang diucapkannya melainkan ada di sisinya Raqib dan Atid".(Qs, Qaaf. 17-18)

    Sementara itu Al-imam Ibnu Katsir, di dalam kitab tafsirnya, menyebutkan bahwa, Imam Hasan Al-Bashri ketika membaca ayat di atas, Yaitu, ketika dua malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri, lalu ia berkata, "Wahai manusia telah dibentangkan padamu catatan amalan, di sisi kalian ada dua malaikat yang mulia yang satunya berada di sisi kanan, yang lainnya di sisi kiri. Yang berada di sisi kanan itulah yang mencatatat amalan kebaikan. Sedangkan yang berada di sisi kiri, itulah yang mencatat amalan kejelekan. Jadi beramallah sesukamu. Baik sedikit maupun banyak, semuanya akan dicatat dalam catatan amalanmu. Dan itu akan bersamamu di lehermu hingga kamu di kubur sampai kamu ke luar untuk di hisab pada hari kiamat nanti.

   Adapun hikmah dari mengimani malaikat Raqib dan ‘Atid adalah, selalu mewaspadai dan mawas diri dari berbuat dosa dan bermaksiat kepada-Nya, karena Allah SWT Maha Melihat lagi Maha Mengetahui. Tidak ada satu amalan pun dan perbuatan serta ucapan yang tidak di catat oleh malaikat Raqib dan ‘Atid. Nanti di hari kiamat seluruh catatan amalan itu akan diperlihatkan serta di minta pertanggungjawaban oleh Allah. Menghadirkan sifat muraqabah (merasa diawasi) berawal dari bersihnya keimanan seorang hamba terhadap Allah, yaitu bersih diri dari segala bentuk kesyirikan baik syirik besar maupun syirik yang kecil. Semoga kita termasuk dalam golongan hamba-hamba Allah yang selalu merasa bahwa diri kita selalu diawasi oleh Allah kapan saja dan di mana saja kita berada, sehingga timbul rasa takut untuk berbuat maksiat kepada-Nya. Dan dua malaikat lagi yang terus mengawasi manusia adalah,

Malaikat Hafadzah, yaitu Malaikat penjaga,. Dalam hadits qudsi, Allah menerangkan peristiwa pengadilan pada hari kiamat kelak dan menyebut keberadaan malaikat hafadzah ini sebagai salah satu pencatat amalan manusia. Hadits tersebut adalah sebagai berikut:

Dari Abdullah bin Amr bin Ash, ia berkata, Rasulullah pernah bersabda, "Sesungguhnya Allah akan membersihkan salah seorang umatku atas para kepala makhluk pada Hari kiamat. Lalu Allah menebarkan sembilan puluh sembilan catatannya. Setiap catatan seperti pandangan mata. Kemudian Dia berfirman, "Apakah kamu mengingkari hal ini barang sedikit? Apakah tukang catat-Ku Malaikat Hafadzah menganiaya kamu? ia menjawab "Tidak wahai Tuhan". Dia berfirman "Baiklah kamu mempunyai kebaikan. Sesungguhnya pada hari ini tidak ada penganiayaan atasmu," Maka dikeluarkan secarik kertas yang didalamnya terdapat lafazh syahadat. Dia berfirman, "Datangkan timbanganmu".  Ia menjawab, "Wahai Tuhanku, apakah artinya secarik kertas ini dibandingkan dengan catatan-catatan ini? Dia berfiman "Sungguh kamu tidak didzhalimi",  Beliau bersabda, "catatan itu diletakan pada sebuah piringan neraca dan secarik kertas itu berat, karena tidak ada sesuatu yang mempunyai timbangan berat dibandingkan dengan sesuatu yang bersama nama Allah". (HR. At-Tirmidzi)


Yang keempat adalah malaikat Muaqqibaat. Malaikat ini akan mengikuti ke mana saja manusia melangkahkan kakinya. Keberadaan malaikat ini sebagaimana telah dikabarkan dalam ayat berikut ini

سَوَاءٌ مِنْكُمْ مَنْ أَسَرَّ الْقَوْلَ وَمَنْ جَهَرَ بِهِ وَمَنْ هُوَ مُسْتَخْفٍ بِاللَّيْلِ وَسَارِبٌ بِالنَّهَارِ لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ

"Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari. Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia". (QS. Ar Ra’ad 10 -11)

   Dan yang terakhir adalah Malaikat maut, Malaikat ini akan terus mengawasi manusia, karena kapan saja Allah perintahkan maka dengan sigap ia akan mencabut nyawa manusia tanpa memberi kelebihan waktu walaupun itu hanya satu detik saja. Inilah malaikat yang sangat di takuti oleh manusia, karena kedatangannya tidak ada seorang pun yang tahu. Di dalam Al-Qur'an banyak sekali terdapat ayat ayat yang menerangkan tentang kematian, itulah lima malaikat yang terus mengawasi manusia semasa hidupnya. dan semua itu baru berakhir apabila seseorang itu telah meninggal, dan akan berurusan dengan malaikat yang lainnya. Wallahu'alam.


Tag : Tauhid
Back To Top