mengapa Allah menciptakan orang orang cacat

   Pernahkah anda melihat orang orang cacat, tentu saja di antara kita pernah melihatnya. Mereka ini memiliki kekurangan pada fisiknya, mereka adalah orang orang yang kekurangan pada anggota tubuhnya, ada orang yang cacat bawaan dari lahir ada juga orang yang cacat karena kecelakaan. Semua itu adalah takdir dan cobaan yang diberikan oleh Allah kepada sebahagian manusia. Tetapi Allah Maha segalanya, Dia memberikan kelebihan kepada orang orang yang cacat ini dengan kelebihan yang mungkin tidak terdapat pada manusia normal. Ada orang yang cacat matanya (tuna netra), tapi kita pernah melihat ada orang yang cacat seperti itu dapat menghafal Al-Qur'an, itu semua adalah kelebihan yang diberikan kepada mereka, Ada orang yang cacat yang tidak memiliki tangan, tapi ia mampu melukis, ia menggunakan kakinya untuk memegang kanvas untuk melukis, tetapi hasilnya kadang kadang dapat mengalahkan lukisan orang orang yang menggunakan tangannya untuk melukis. Allah SWT menunjukkan kekuasaannya kepada kita semua, bahwa semua yang terjadi itu tidak ada yang tidak mungkin, memang garis takdir kita semua sudah di atur dan tertulis. Lalu mengapa Allah menciptakan orang orang cacat, ada firman Allah yang dapat menjelaskan tentang hal ini, karena semua dan apa yang terjadi pasti ada dalinya.

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ


    "Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun".(Qs. Al-Mulk. 2)

   Dari ayat Al-Qur'an yang di atas dapat kita pahami, yang mana segala sesuatu itu sudah ditentukan oleh Allah. Hidup dan mati, kaya dan miskin, sehat dan sakit, kuat dan lemah. Maka jika Allah menguji seseorang dengan kekurangan fisiknya, maka Allah ingin melihat hambanya, sejauh mana ia dapat bersabar atas apa yang telah dikehendaki oleh-Nya. Dan jika seseorang dapat bersabar atas apa yang telah di uji oleh Allah, maka Allah akan membalas semua itu. Yang pahalanya tidak ada seorang pun yang tahu.

   Adakalanya ada juga, dan mungkin kita pernah mendengar atau pun melihat ada orang yang cacat yang melakukan bunuh diri karena malu atas kekurangan fisiknya, mereka inilah orang orang yang tidak mau menerima takdir dan ujian yang diberikan kepadanya, mungkin karena keimanan mereka yang tidak kuat, tetapi tidak sedikit orang orang yang cacat yang terus berjuang melawan kekurangnnya, hingga akhirnya mereka bahkan mampu sukses dan berjaya dengan kekurangannya.

   Mungkin ada juga orang orang yang bertanya, mengapa Allah menciptakan orang orang cacat, mengapa tidak semuanya sehat sehat saja, pertanyaan yang ini sama saja seperti bertanya, mengapa ada orang miskin di dunia ini, kenapa tidak semuanya kaya, kenapa ada orang yang sakit?. Semua itu adalah ujian yang datangnya dari Allah, Dia hendak menguji setiap hambanya, jika diberi kekurangan maka kita akan diuji dengan kekurangan kita, apakah kita dapat bersabar dengan apa yang terjadi pada diri kita, begitu juga jika Allah memberikan kelebihan kepada seorang hamba, baik itu kelebihan harta, sehat badan, itu juga adalah ujian yang Allah berikan kepada hamba-Nya, Allah ingin menguji keimanan kita, apakah kita mau bersyukur atas apa yang telah diberikanNya, atau malah tidak mau bersyukur dengan kelebihan yang telah diberikan oleh Allah SWT.

   Wahai saudaraku, bagi kalian yang cacat, yang memiliki kekurangan pada anggota tubuh, kalian tidak perlu merasa rendah diri, semua kita sama dihadapan Allah, tidak ada yang membedakan kita, hanya keimanan dan ketaqwaan yang membedakan setiap manusia dihadapan-Nya. Kelak bukan harta, wajah, kesehatan yang akan ditnya oleh Allah, tetapi amal ibadah yang pertama kali akan diperiksa. maka jika amalnya baik, maka baiklah segalanya.

   Maka terjawab sudah, mengapa Allah menciptakan orang orang cacat, semua itu adalah ujian yang diberikan oleh Allah kepada hamba yang dikehendaki-Nya, karena Allah Maha segalanya, tidak ada siapa pun yang sanggup melawan dari segala yang sudah di takdirkan.
Back To Top