waktu mengerjakan shalat dhuhur bagi perempuan di hari jum'at

   Shalat merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap muslim. Meninggalkannya merupakan suatu dosa yang besar, ibadah shalat merupakan amalanyang pertama diperiksa oleh Allah nanti di hari kiamat, jika baik shalatnya maka amalan yang lain akan mengikutinya. Tapi jika shalatnya tidak diterima, apalagi tidak mengerjakan shalat sama sekali, maka segala amalan baik yang lainnya juga tidak dapat diterima oleh Allah. Tidak ada istilah untuk meninggalkan shalat, baik itu bagi laki laki maupun perempuan. Dan tata laksana shalat juga telah di atur sedemikian oleh Allah melalui Rasulullah SAW.



   Yang akan kita bahas kali ini adalah pelaksanaan shalat bagi perempuan di hari jum'at. Pada dasar dan aturannya wanita tidak diwajibkan untuk mengerjakan shalat jum'at berjamaah. Dan sebagai gantinya bagi perempuan tetap diwajibkan mengerjakan shalat dhuhur empat raka'at. Mengerjakan shalat adalah kewajiban mutlak bagi setiap muslim. Dan mengerjakannya tepat waktu akan mendapat pahala yang besar dari Allah, janganlah menunda-nunda waktu shalat. Apalagi sampai tidak mengerjakannya. Dan pertanyaannya adalah bagaimana waktu mengerjakan shalat dhuhur bagi kaum perempuan di hari jum'at, apakah mereka harus menunggu para kaum laki laki selesai melaksanankan shalat jum'at atau langsung mengerjakan shalat dhuhur ketika waktunya telah tiba? Tidak ada satu dalilpun yang menerangkan bahwa wanita baru boleh mengerjakan shalat dhuhur di hari jum'at setelah kaum laki laki selesai melaksanakan ibadah shalat jum'at. Jadi bagi kaum wanita tidak harus menunggu selesai shalat jum'at, mereka bisa langsung mengerjakan shalat duhur di hari jum'at ketika waktu shalatnya telah tiba.

   Lalu ada juga bagi sebagian dari perempuan yang menunggu selesainya shalat jum'at baru mengerjakan shalat dhuhur, mungkin itu adalah suatu kebiasaan, tapi itu adalah kebiasaan yang tidak baik, karena mengerjakan shalat tepat waktu adalah salah satu amalan yang sangat disukai oleh Allah SWT.

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

   "Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman".(Qs-Nisa- 103) 


   Dari ayat di atas dapat kita pahami bahwa, setiap tiba waktunya untuk melaksanakan shalat maka, tidak ada istilah untuk menunggu atau menunda nunda shalat. Janganlah mempertahankan kebiasaan yang tidak baik, menunda shalat yang tidak jelas alasannya adalah suatu kebiasan yang dapat mengurangi pahala dari shalat. Kebiasaan bagi perempuan yang menunda shalat dhuhur di hari jum'at merupakan suatu kebiasaan yang yang kita tidak tahu dari mana dasarnya. Dan sekali lagi itu adalah kebiasaan, karena memang tidak ada ayat atau pun hadis yang menerangkan bahwa kaum perempuan harus menunggu terlebih dahulu selesainya para kaum laki laki mengerjakan ibadah shalat jum'at, karena selama ini banyak dari kaum perempuan yang mengerjakan shalat duhur dihari jum'at menunggu pulangnya para laki laki dari masjid.

   Jadi waktu mengerjakan shalat dhuhur bagi perempuan di hari jum'at sama dengan waktunya shalat jum'at bagi laki laki, apabila waktunya telah tiba, maka bagi perempuan sudah boleh mengerjakan shalat dhuhur, tidak harus menunggu para laki laki selesai mengerjakan shalat jum'at. Memang selama ini masih banyak para kaum perempuan yang mengerjakan shalat dhuhur menunggu selesainya shalat jum'at. Rasulullah bersabda,

   "Waktu zuhur, sejak matahari tergelincir sampai bayangan orang sama dengan tingginya, sebelum masuk waktu ashar." (HR. Muslim).

   Dari hadis di atas menjelaskan bahwa waktu mengerjakan shalat dhuhur adalah setelah matahari mulai tergelincir, jadi ketika waktu itu sudah boleh mengerjakan shalat dhuhur bagi siapa saja, termasuk juga bagi perempuan yang harus mengerjakan shalat dhuhur di hari jum'at. Mereka tidaklah harus menunggu selesainya kaum laki laki mengerjakan shalat jum'at, apabila waktunya telah sampai, maka boleh langsung mengerjakan shalat dhuhur.

    "Wanita tidak wajib melaksanakan shalat Jum'at. Namun jika wanita melaksanakan shalat Jumat bersama imam shalat Jumat, shalatnya tetap dinilai sah. Jika ia shalat di rumahnya, maka ia kerjakan shalat Zhuhur empat rakaat. Ia boleh mulai mengerjakan shalat Zhuhur tadi setelah masuk waktu Zhuhur, yaitu setelah matahari tergelincir ke barat (waktu zawal). Dan sekali lagi dia tidak boleh laksanakan shalat jumat (di rumah) sebagaimana maksud keterangan sebelumnya. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al 'Ilmiyyah wal Ifta')

   Fatwa di atas sangat jelas menerangkan tentang bagaimana para perempuan mengerjakan shalat dhuhur di hari jum'at. Jadi kesimpulannya adalah, bagi perempuan dapat dapat langsung mengerjakan ibadah shalat dhuhur di hari jum'at ketika waktu shalatnya telah tiba, mereka tidak harus menunggu kaum laki laki selesai mengerjakan shalat jum'at. Demikianlah penjelasan singkat tentang waktu mengerjakan shalat dhuhur bagi perempuan di hari jum'at, semoga kita dapat meninggalkan kebiasaan yang tidak baik, yaitu dengan menunda nunda shalat.
Back To Top