bencana adalah ujian dari Allah, hadapilah dengan sabar dan istiqamah

   Segala cobaan yang kita hadapi semua datangnya dari Allah, ketabahan hati dari hamba hamba yang beriman kepada-Nya semua akan dibalas oleh Allah kelak di akhirat. Allah sangat menyayangi hamba hamba yang tabah dalam menghadapi segala cobaan yang datang menimpanya. Dalam keseharian kehidupan kita tentu tidak pernah luput yang namanya masalah. Kehidupan ini tidaklah mudah, segala tantangan akan selalu datang menimpa setiap manusia, tidak terkecuali siapa saja dia.Lalu bagaimana kita menghadapi segala cobaan yang diberikan oleh Allah SWT. Salah satunya adalah dengan sabar dan istiqamah serta serta berdo'a memohon kepada-Nya. Tidak semua orang dapat menghadapi segala cobaan dengan kesabaran, banyak dari manusia yang tidak bersabar akan putus asa, hingga kadang kadang melakukan hal hal yang tidak dibenarkan oleh agama. Banyak kasus yang sering kita dengar, hanya karena tidak sanggup menahan beban hidup ada orang orang yang rela melakukan bunuh diri, padahal seperti yang kita ketahui kalau bunuh diri itu termasuk ke dalam satu perbuatan dosa yang sangat besar, dan tidak akan diampuni oleh Allah, dam orang yang melakukan bunuh diri itu akan kekal selamanya di akhirat. Sesungguhnya cobaan yang diberikan oleh Allah itu adalah ujian, di mana Allah ingin menguji hamba hamba yang mengaku beriman kepada-Nya.

   Dan sesungguhnya orang orang yang beriman serta sabar dalam menghadapi cobaan, sebenarnya itulah orang orang yang dapat melewati segala cobaan. Karena orang orang yang seperti ini percaya bahwa segala sesuatu itu datangnya dari Allah. Dan setiap cobaan yang diberikan oleh Allah pasti ada jalan keluarnya jika kita mau berusaha. Maka oleh itu janganlah berputus asa, hadapilah dengan penuh kesabaran dan menjalaninya dengan berserah diri pada Yang Maha Kuasa.

   Sesungguhnya setiap apa yang kita alami adalah ujian yang datangnya dari Allah, tidak ada manusia yang dapat mengetahui apa yang akan terjadi pada dirinya sendiri. Bencana yang terjadi di sekitar kita akhir akhir ini adalah satu dari sekian banyak cobaan yang diberikan Allah kepada manusia, tetapi tingkah laku dan perbuatan manusia dapat mempengaruhi dari setiap bencana yang melanda kita akhir akhir ini, kemaksiatan yang merajalalela merupakan salah satu penyebab dari banyaknya bencana yang harus kita hadapi. Dalam Al-Qur'an Allah berfirman,

{ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ قُلْ سِيرُوا فِي الأرْضِ فَانْظُرُوا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِينَ مِنْ قَبْلُ كَانَ أَكْثَرُهُمْ مُشْرِكِينَ
   "Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah, "Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)"(Qs. Ar-Ruum. 41-42)

   Dari ayat Al-Qur'an tersebut dapat kita pahami, bahwa sesungguhnya banyak dari setiap bencana dan musibah yang kita hadapi terjadi dari akibat perbuatan manusia itu sendiri. maka Allah akan memberikan musibah kepada kaum itu sendiri yang kadang kadang bukan hanya kaum itu yang merasakan akibatnya, tetapi akan dirasakan juga oleh kaum yang lainnya. Di setiap bencana tersebut tentunya akan menimbulkan banyak korban, baik itu korban harta atau bahkan ada yang merenggut nyawa dari manusia. Allah akan memperlihatkan kepada manusia akan kekuasaan-Nya, apakah dengan ujian yang diberikan semacam bencana tersebut manusia dapat berubah, menjadi sadar akan apa yang telah menimpanya. Tentunya orang orang yang beriman akan sadar  atas apa yang telah terjadi, mereka mereka ini menganggap itu semua adalah ujian yang datang kepada mereka, walaupun apa yang menimpa mereka adalah ulah dari perbuatan saudara saudaranya sendiri. Dalam Al-Qur'an Allah berfirman sebagai mana artinya,

   "Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, "Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami milik Allah dan hanya kepada-Nyalah kami kembali)"(Qs. Al-Baqarah, 166-156)

   Maka sadarlah, bahwa setiap kita akan di uji oleh Allah, bermacam macam ujian yang diberikan kepada manusia, ada ujian seperti bencana alam, ada ujian yang dapat menimbulkan ketakutan, bahkan Allah menguji manusia itu dengan kesenangan, dimana manusia itu akan diberikan segala kelebihan dalam segala hal, begitu juga sebaliknya, Allah akan menguji manusia itu dengan sedikit kekurangannya, itu juga termasuk ujian yang diberikan oleh Allah, walaupun banyak manusia yang tidak sadar akan hal tersebut.

   Dan kesimpulannya adalah, segala sesuatu yang terjadi dan menimpa kita itu adalah ujian yang datangnya dari Allah, Hadapilah segala hal yang menimpa kita dengan rasa istiqamah, dan berserah dirilah kepada Yang Maha Kuasa dan menjalaninya dengan penuh kesabaran. Maka orang orang yang dapat melewati ujian dari Allah maka sesungguhnya ia telah melewati sebuah ujian yang diberikan, dan Allah tentunya telah menjanjikan pahala yang besar kepada orang orang yang seperti ini.

Tag : Fiqh Ibadah
Back To Top