mengapa kebanyakan dari penghuni neraka adalah wanita

   Neraka di ciptakan oleh Allah bagi manusia yang ingkar, banyak sekali penghuni neraka baik dari golongan laki aki maupun perempuan, tetapi yang paling banyak adalah perempuan, semua itu dikarenakan kesalahan atas dosa dosa yang dilakukan semasa hidup di dunia. Rasulullah adalah manusia yang paling di cintai oleh Allah SWT, dalam perjalanan Mi'raj beliau diperlihatkan oleh Allah tentang bagaimana isi dari neraka, dan setelah melihatnya air mata beliau mengalir dengan derasnya, itu semua karena beliau melihat begitu banyak umatnya yang berada di dalam neraka, yang kebanyakan dari mereka adalah dari golongan wanita. Lalu mengapa Rasulullah sampai menangis, itu semua karena begitu sayangnya beliau kepada umatnya, sehingga sampai Rasulullah meninggal masih saja mengingat akan nasib umatnya, di dalam sebuah kisah disebutkan, sebagaimana yang di ceritakan oleh Ali dan Fatimah.

   Dikisahkan pada suatu hari mereka berdua melihat Rasulullah sedang menangis dengan mengeluarkan air mata, lalu mereka bertanya kepada Rasulullah,
"Wahai Rasulullah, apa yang menyebabkan engkau menangis seperti ini?"
Lalu Rasulullah pun menjawab, "Di malam mi'raj aku melihat sekelompok wanita di neraka dari umatku dalam keadaan tersiksa dengan siksaan yang sangat pedih hingga membuat aku menangis. Aku melihat begitu banyak wanita yang rambutnya tergantung dan otaknya mendidih, ada juga wanita yang lidahnya terjulur keluar dan mereka terus disiram dengan air dari neraka itu yang begitu panas, yang membuat tubuh mereka hancur. Ada perempuan yang memakan dagingnya sendiri, ada perempuan yang kaki dan tangannya terikat sedangkan ular dan kalajengking ada di sekelilingnya yang terus menggigit mereka. Ada perempuan yang tuli telinganya dan bisu, mereka ini ditempatkan di dalam peti yang penuh dengan api yang membakar mereka. Otak mereka mendidih hingga keluar dari hidungnya, bermacam macam siksaan yang diperlihatkan pada malam mi'raj itu. Itulah yang yang membuat aku menangis"

   Lalu Fatimah bertanya, "Mengapa mereka disiksa begitu berat Wahai Rasulullah, padahal mereka adalah umatmu, yang beriman kepada Allah SWT" Lalu Rasulullah menjawab apa yang ditanyakan oleh putrinya tersebut, "Ketahuilah wahai putriku. Wanita yang digantung rambutnya adalah wanita wanita yang tidak menutup kepalanya dan menampakkan rambutnya kepada yang bukan muhrimnya, mereka tidak mau menggunakan jilbab untuk menutupi kepalanya, perempuan yang kakinya digantung adalah perempuan yang keluar rumah tanpa meminta izin kepada suaminya, lalu ada perempuan yang susunya digantung, mereka ini adalah istri istri yang tidak mau tidur dengan suaminya, dan wanita yang terjulur lidahnya adalah mereka yang sering menyakiti hati suaminya, itu semua adalah balasan bagi mereka atas apa yang telah mereka lakukan. itulah mengapa kebanyakan dari penghuni neraka adalah wanita.

   Ada perempuan yang menggunting badannya sendiri, mereka ini adalah wanita yang suka membanggakan diri kepada orang lain, perempuan yang muka dan badannya terbakar serta ia memakan ususnya serta memakan semua isi perutnya, mereka inilah para wanita yang menyuruh orang lain melakukan zina, perempuan yang kepalanya berbentuk babi dan berbadan keledai, mereka adalah perempuan yang suka berbohong dan mengadu domba, dan ada pula perempuan yang bermuka anjing serta api masuk dari belakang dan keluar dari mulutnya, mereka adalah wanita yang suka bernyanyi, dan masih banyak lagi para wanita yang di siksa atas perbuatan dosanya.

   Itulah mengapa Rasulullah sangat sedih terhadap apa yang dilihatnya, itu semua karena beliau sangat sayang kepada umatnya, sehingga sampai beliau wafat masih ingat kepada umatnya. Dalam sebuah riwayat disebutkan, pada suatu hari Aisyah datang menemui Rasulullah dan bertanya kepada beliau, "Ya Rasulullah, siapa yang berhak terhadap seorang perempuan? Rasulullah menjawab, "Suaminya" "Lalu siapa yang paling berhak terhadap seorang laki laki? Rasul pun berkata, "Ibunya" Dari pertanyaan Aisyah dapat kita pahami bagaimana seorang istri harus patuh dan tunduk kepada suaminya, suaminyalah yang paling berhak mengatur segalanya. Ini bukan tanpa alasan, karena suami adalah yang paling bertanggung jawab dalam rumah tangga, suamilah yang menafkahi kebutuhan dari segala keperluan yang dibutuhkan oleh seorang istri, dan seorang suami akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah kelak jika ia tidak dapat memimpin serta menjaga istrinya. Maka seorang istri yang tidak taat kepada suaminya, maka Allah akan mengganjarnya dengan siksaan yang amat pedih kelak di akhirat, itulah mengapa kebanyakan dari penghuni neraka adalah wanita. Wahai wanita, taatlah pada suamimu, karena mereka adalah pemimpin kamu, itu semua karena Allah telah melebihkan

   الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ


   "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka" (Qs. An-Nisa 34)

   Memang sekarang ini banyak sekali para perempuan yang tidak lagi mengindahkan ayat tersebut, entah mereka tidak tahu atau memang sudah tidak mempedulikannya. Apalagi bagi wanita wanita di zaman sekarang yang memiliki pekerjaan kantoran, mereka banyak sekali yang lebih mementingkan pekerjaannya, sehingga melupakan kewajiban terhadap suaminya, mereka selalu beralasan sibuk dengan pekerjaannya. Sehingga mengabaikan kewajibannya sebagai seorang istri. Apa pun alasannya, seorang wanita yang telah memiliki suami maka ia harus patuh dan taat kepada suaminya, suamilah yang berhak menafkahi istrinya, walaupun di dalam islam wanita tidak di larang untuk bekerja, tetapi janganlah pekerjaan di jadikan alasan oleh seorang istri untuk melayani suaminya, karena sesibuk apa pun seorang istri haruslah mengutamakan suaminya, karena memang begitulah islam telah mengaturnya. Dan bagi setiap istri yang dengan penuh rasa cinta dalam melayani suaminya, maka wanita wanita seperti inilah yang di rindukan surga, karena pahala seorang istri yang taat kepada suaminya sama dengan pahala laki laki yang berjihad di jalan Allah. Rasulullah bersabda,

   "Hak suami terhadap istrinya adalah istri tidak menghalangi permintaan suaminya sekali pun semasa berada di atas punggung unta, tidak berpuasa walaupun sehari kecuali dengan izinnya, kecuali puasa wajib. Jika dia tetap berbuat demikian, dia berdosa dan tidak diterima puasanya. Dia tidak boleh memberi, maka pahalanya terhadap suaminya dan dosanya untuk dirinya sendiri. Dia tidak boleh keluar dari rumahnya kecuali dengan izin suaminya. Jika dia berbuat demikian, maka Allah akan melaknatnya dan para malaikat memarahinya kembali, sekali pun suaminya itu adalah orang yang alim" (Hr. Abu Daud)

   Wahai wanita, sadarlah dan taatilah apa yang telah diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, karena Allah telah menyediakan siksaan yang begitu pedih bagi wanita wanita yang tidak taat kepada suaminya, wanita wanita yang tidak menutup auratnya, wanita yang suka mengadu domba, dan wanita wanita yang berbuat dosa, itulah nanti mengapa kebanyakan dari penghuni neraka adalah wanita.
Tag : Siksaan
Back To Top