beginilah neraka jahannam yang membuat Rasulullah merinding

   Kita umat islam tentu percaya yang namanya dengan hari kiamat, di mana pada masa itu akan terjadi kehancuran yang sangat maha dahsyat. Semua yang ada di muka bumi akan hancur binasa, tidak ada yang tersisa satu pun. Dan setelah itu manusia akan dibangkitkan lagi untuk mempertanggungjawabkan semua amal perbuatannya. Dan bagi orang orang yang semasa hidup di dunia yang taat dan patuh akan perintah Allah, maka orang orang yang seperti ini akan mendapat balasan yang sangat indah, yaitu surga-nya Allah SWT. Dan bagi orang orang yang ingkar kepada-Nya maka Allah akan membalas dengan siksaan yang sangat pedih, mereka akan di siksa oleh Allah di dalam neraka. Allah berfirman,

وَلِلَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ إِذَا أُلْقُوا فِيهَا سَمِعُوا لَهَا شَهِيقًا وَهِيَ تَفُورُ  تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِ كُلَّمَا أُلْقِيَ فِيهَا فَوْجٌ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌ  قَالُوا بَلَى قَدْ جَاءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللَّهُ مِنْ شَيْءٍ إِنْ أَنْتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ كَبِيرٍ  وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ  فَاعْتَرَفُوا بِذَنْبِهِمْ فَسُحْقًا لِأَصْحَابِ السَّعِيرِ


  "Dan orang-orang yang kafir kepada Rabbnya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka, "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?" Mereka menjawab, "Benar ada", sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan(nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatu pun, kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar",  Dan mereka berkata," Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala", Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala" (Qs. Al-Mulk, 6-11)


   Siksaan dari neraka itu sangatlah pedih, sebagaimana yang pernah dikisahkan, dimana pada suatu ketika datanglah Malaikat Jibril menemui Rasulullah SAW. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Anas bin malik, berkata ia, "Jibril menjumpai Rasulullah pada saat yang tidak biasa, Jibril datang dalam keadaan yang berubah raut mukanya, dan Rasulullah pun bertanya, "Mengapa aku melihat kamu berubah muka wahai Jibril? Lalu malaikat Jibril pun menjawab, "Wahai Muhammad, aku datang kepadamu pada saat dimana Allah menyuruh supaya dikobarkan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, siksa Allah itu sangat besar"

   Lalu Rasulullah kembali bertanya kepada malaikat jibril, "Ya Jibril, jelaskan kepadaku sifat sifat Jahannam itu?

   Jibril pun menjawab dari pertanyaan Rasulullah, "Ketika Allah menciptakan neraka jahannam, maka di nyalakan jahannnam itu selama seribu tahun sehingga jahannam itu menjadi merah, lalu Allah menyalakan lagi selama seribu tahun hingga ia menjadi putih, lalu Allah menyalakan lagi hingga jahannam itu menjadi hitam, sehingga ia hitam gelap tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yang mengutus engkau, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar seluruh penduduk yang ada di muka bumi ini, semua itu  karena begitu panasnya dari api neraka jahannam."

   Lalu Jibril meneruskan apa yang di tanya oleh Rasulullah, "Demi Allah yang mengutuskan engkau dengan hak, seandainya satu baju ahli neraka itu di gantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati seluruh penduduk yang ada di muka bumi ini karena panasnya jahannam itu. andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebutkan oleh Allah di dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yang ketujuh"

   "Demi Allah yang mengutuskan engkau, seandainya jika seseorang di ujung barat tersiksa maka akan terbakar orang orang yang ada di ujung timur begitulah panasnya dari jahannam itu. Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya adalah besi dan minumannya adalah air panas yang bercampur nanah dan pakaian dari penduduk neraka itu adalah potongan dari api neraka itu sendiri. Neraka itu itu mempunyai tujuh pintu, tiap tiap pintu ada bagian masing masing dari setiap laki laki dan perempuan".

   Lalu Rasulullah bertanya, "Apakah pintu pintu itu seperti pintunya rumah kami?Lalu di jawab oleh Jibril, "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya dibawah dar yang lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanannya tujuh puluh ribu tahun, tiap pintu lebih panas tujuh puluh kali lipat dari yang sebelumnya, maka kesanalah digiring musuh musuh Allah" Dan apabila telah sampai di sana disambut oleh malaikat malaikat Zabaniah dengan rantai dan belenggu. dan rantai itu dimasukkan ke mulut mereka hingga keluar dari dubur mereka, sedangkan tangan kirinya di ikat ke lehernya, dan tangan kanannya dimasukkan ke dada hingga tembus ke bahunya, dan setiap manusia itu di gandeng dengan syaitannya"

   "Lalu mereka diseret dengan muka tersungkur sambil di pukul oleh para malaikat dengan pemukul yang terbuat dari besi, setiap dari mereka ingin keluar dari sana karena begitu panasnya api neraka itu" Kembali Rasulullah bertanya, "Siapakah penduduk dari setiap pintu pintu tersebut?"

   "Pintu yang terbawah untuk orang orang yang munafikorang orang yang kafir setelah di turunkan mujizat nabi Isa serta keluarga Firaun sedangkan namany adalah Alhawiyah, pintu yang ke dua untuk orang orang musyrikin yang Allah beri nama Jahim, pintu ketiga bernama Saqar, sedangkan pintu yang ke empat diperuntukkan bagi iblis dan pengikutnya yang diberi nama Ladha, pintu yang kelima dihuni oleh orang orang yahudi yang namanya Huhamah, pintu yang ke enam diperuntukan bagi orang orang nasrani" setelah menyebutkan neraka yang ke enam  malaikat jibril terdiam sebentar yang membuat Rasulullah heran, sehingga beliau kembali bertanya, "Wahai jibril, mengapa engkau tidak menerangkan neraka yang ke tujuh?

   Dengan berat Jibril menjawab, "Di dalamnya orang orang yang berdosa besar dari umat mu yang sampai mati belum sempat bertaubat" Seketika setelah mendengar jawaban tersebut Rasulullah jatuh pingsan seketika, lalu Malaikat Jibril meletakkan kepala Rasulullah di pangkuannya, dan setelah tersadar nabi kembali berkata, "Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan kesedihanku. Apakah ada dari seorang umatku yang akan masuk neraka? Lalu Jibril menjawab, "Ya, mereka adalah orang orang yang berdosa besar dari umat mu" Setelah mendengar apa yang diceritakan oleh Malaikat Jibril Rasulullah menangis, lalu masuk ke dalam rumahnya. dan tidak keluar kecuali untuk melaksanakan shalat, dan setiap kali Rasulullah melaksanakan ibadah shalat beliau selalu menangis sambil berdo'a kepada Allah agar umatnya di jauhkan dari siksaan neraka. Begitu cintanya Rasulullah terhadap umatnya hingga ajal menjemputnya beliau masih saja ingat kepada umatnya.
Tag : Siksaan
Back To Top